Find and Follow Us

Selasa, 15 Oktober 2019 | 12:01 WIB

Seniman Jombang Tabur Bunga di Atas Pusara KPK

Kamis, 19 September 2019 | 12:52 WIB
Seniman Jombang Tabur Bunga di Atas Pusara KPK
(beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jombang - Cara berbeda dilakukan seniman Jombang menyikapi kisruh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Mereka menggelar happening art di bundaran Ringin Contong Jombang, Kamis (19/9/2019).

Pagi mulai beranjak siang ketika Sabrang berdiri di atas mobil bak terbuka, tubuhnya dibalut kaus warna hitam. Di kepalanya bertengger topi khas taliban. Dia juga menganakan sarung. Di depan pemuda gondrong itu terdapat properti berupa kuburan. Tepat pada batu nisan makam itu tertulis KPK.

Sementara di belakangnya terpampang spanduk bertuliskan KPK Kuburan Pemberantasan Korupsi. Sabrang kemudian membaca kertas yang ada di tangan kanannya. Dia seolah sedang berdialog dengan jasad yang berada dalam kuburan itu.

"Derek KPK, sampean sumerapi bilih derek sakniki sampun tilar dunyo (saudara KPK, perlu anda ketahui bahwa anda sekarang sudah meninggal dunia)" kata Sabrang dengan bahasa Jawa halus.

Terakhir, Binhad Nurrohmat, seniman lainnya, menenteng wadah berisi bunga. Tangannya merogoh wadah tersebut, kemudian menaburkan bunga di atas pusara KPK. Tentu saja, aksi teatrikal itu mengundang perhatian para pengguna yang lewat.

Binhad mengatakan, aksi yang dilakukan seniman Jombang itu sebagai bentuk keprihatinan atas upaya pelemahan KPK akhir-akhir ini. Padahal, lembaga antirasuah tersebut dibentuk sebagai upaya memberantas korupsi.

"Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini terus diperlemahkan secara sistemik oleh elite penguasa melalui upaya-upaya politik. Padahal KPK merupakan perpanjangan tangan publik untuk memberantas korupsi," ujar Binhad.

Menurut Binhad, publik harus menjaga dan mengawal KPK dari upaya-upaya siapa pun yang hendak memperlemahnya. Pasalnya, jika KPK berhasil dilemahkan, maka upaya pemberantasan korupsi akan mati dan peran KPK menjadi kuburan.

"Happening art ini digagas dan diwujudkan oleh Kuburan Institute bersama para seniman Jombang untuk menyuarakan ke publik bahwa KPK perlu diselamatkan dari kematian," pungkas Binhad. [beritajatim]

Komentar

x