Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 19:41 WIB

Pesta Sabu, Lansia di Surabaya Dicokok Polisi

Rabu, 18 September 2019 | 17:13 WIB
Pesta Sabu, Lansia di Surabaya Dicokok Polisi
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAH.COM, Surabaya - Terjaring operasi cipta kondisi dari Polsek Sokomanunggal, Surabaya, dua lansia M (50) dan SI (52) hanya bisa pasrah. Mereka terjaring operasi ini kedapatan memiliki narkoba. Bahkan, saat dilakukan tes urine, keduanya positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Keduanya ditangkap oleh polisi saat membeli sabu. Kedua tersangka yakni M(50) warga Jalan Kebon Dalem, Surabaya dan SI (52) warga kelahiran Mojokerto yang tinggal di Jalan Kapasari, Tambaksari.

Kedua tersangka mengaku sering menggunakan sabu bersama-sama. Keduanya mengaku sudah tiga kali melakukan pesta sabu berdua.

"Sudah tiga, tapi yang keempat ketangkap polisi," kata M kepada wartawan saat rilis perkara di markas Polsek Sukomanunggal, Rabu (18/9/2019).

M yang sudah memiliki sembilan cucu itu, mengaku menggunakan sabu untuk menambah stamina sebagai buruh cuci. M dan juga SI mengakui jika sabu tersebut dibeli dari seorang bandar yang dikawasan Jalan Bala Dewo, Surabaya.

"Sabu itu saya beli seharga Rp 300 ribu," tandas M.

Mirisnya, kedua tersangka mengakui jika kerap kali melakukan pesta sabu dirumah M. Pesta sabu juga dilakukan di kamar mandi, saat suami M sedang tertidur.

"Iya dikamar mandi, tapi bergantian," ujar M kepada wartawan.

Kapolsek Sukomangunggal Kompol Muljono mengatakan pihaknya mendapatkan laporan jika ada pasangan lansia yang sering pesta narkoba di sebuah rumah.

"Setelah melakukan pendalaman, sekitar pukul 24,00 WIB malam. Didaerah Penggirian waktu cipta kondisi, dengan identitas yang jelas. Ternyata betul pasangan lansia ini membawa sabu," kata Muljono kepada wartawan di Polsek Sukomanunggal, Rabu (18/9/2019).

Setelah ditangkap, polisi kemudian melakukan penelusaran di rumah pelaku M. Memang benar jika tersangka sering memakai sabu dengan pasangan lansianya.

"Tersangka M suka nyabu dirumahnya sendiri dengan pasangan lansianya, sudah tiga kali," ungkap Muljono.

Meski, kedua pelaku mengunakan sabu dengan alasan stamina. Namun polisi tidak percaya begitu saja. Sebab M diketahui masih memiliki suami dan begitu juga tersangka SI.

"Kami tidak percaya begitu saja. Karena ibu ini sudah memiliki suami dan nyabunya dilakukan di kamar mandi," terang Muljono.

Dari kejahatan keduanya, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 0,56 gram. Keduanya terancam dijerat p Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x