Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 03:15 WIB

Emil Minta Arsitek Proaktif di Era Industri 4.0

Rabu, 18 September 2019 | 08:10 WIB
Emil Minta Arsitek Proaktif di Era Industri 4.0
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan revolusi industri 4.0 menjadi tantangan bagi para arsitek. Untuk itu, Kang Emil meminta para arsitek untuk beradaptasi dengan kebutuhan zaman yang berubah secara dinamis.

"Tantangan zaman makin besar, kalau saya titip pesan kira-kira jangan pasif di zaman yang serba dinamis. Kita harus jadi arsitek yang sangat aktif, tidak bisa menunggu tapi juga proaktif," kata Emil di Bandung, Selasa (17/9/2019) malam.

Sebagai orang yang berlatar belakang arsitek, Emil mengajak seluruh arsitek Indonesia untuk memiliki semangat inklusivitas. Tujuannya, untuk bisa menjawab tantangan zaman pada masa mendatang. Sebab, profesi yang akan bertahan pada masa depan merupakan profesi yang bersifat problem solving.

"Satu hal yang jadi renungan saya, profesi arsitek adalah profesi yang umurnya panjang," ujarnya.

Dalam revolusi industri 4.0, kata dia, pekerjaan-pekerjaan rutin akan digantikan oleh robot, hitungan internet, artificial intelegent, internet of think (IOT) dan seterusnya. Maka, yang bertahan dalam revolusi besar di 4.0 ini adalah profesi-profesi yang problem solving profession.

"Dan dimensi-dimensi baru harus juga bisa diadaptasi. Ada isu 4.0, ada isu inklusif, architecture without walls. Ini saya kira salah satu semangat bahwa yang harus dilayani arsitek tidak hanya mereka yang mampu membayar tapi juga pihak-pihak yang ber-kesusahan," tandasnya.[ris]

Komentar

Embed Widget
x