Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 19:39 WIB

Jokowi Terbuka untuk Bertemu Pimpinan KPK

Selasa, 17 September 2019 | 23:19 WIB
Jokowi Terbuka untuk Bertemu Pimpinan KPK
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terbuka kapan saja untuk melakukan pertemuan dengan siapa pun termasuk Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Pada dasarnya presiden bertemu dengan siapa saja terbuka, bukan hanya dengan KPK. Presiden itu setiap saat menerima tamu dari segala penjuru, apalagi dari KPK. Jadi, tidak ada batasan terhadap siapa yang diterima," kata Moeldoko di Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Kemudian, Moeldoko berdalih semestinya dialognya KPK itu bukan hanya pemerintah. Justru, dialog itu diawali pada saat penyusunan sehingga bukan ketika daftar inventaris masalah itu sudah diterima pemerintah tentu ada periodesasi yang harus segera dilakukan untuk meresponnya.

"Jadi, sesungguhnya ada awal-awal itu inisiasi DPR untuk melakukan revisi UU KPK. Disitu seharusnya seluruh jajaran KPK datang ke DPR, sehingga proses awal itu berjalan," ujarnya.

Intinya, kata dia, Presiden Jokowi diperlukan waktu untuk segera merespon daftar inventaris masalah (DIM) dari draft UU KPK yang diajukan DPR. Dengan banyak urusan negara, jadi semua juga perlu prioritas.

"Sehingga kadang-kadang juga tidak ada yang sempurna dan seterusnya. Tapi endingnya, yang paling penting adalah semua persoalan itu bisa diselesaikan secara bersama-sama politiknya," jelas dia.

Di samping itu, Moeldoko meluruskan bahwa proses revisi UU KPK itu dimulai dari inisiasi DPR. Setelah itu, dengan kondisi jumlah hari kerja yang akan mengakhiri tugas DPR juga bisa dilihat.

"Jadi, ini berkaitan juga dengan masa kerja relatif DPR yang tinggal beberapa hari. Maka, ini juga menjadi perhitungan. Sekali lagi, dari berbagai sisi menjadi pertimbangan oleh pemerintah," tandasnya.[ris]

Komentar

Embed Widget
x