Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 14:58 WIB

KPK Anggap Isu Taliban Dihembuskan Untuk Pelemahan

Selasa, 17 September 2019 | 03:39 WIB
KPK Anggap Isu Taliban Dihembuskan Untuk Pelemahan
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menegaskan, tidak ada kelompok Taliban di lembaga antirasuah. Menurutnya, isu tersebut sengaja dihembuskan tidak lain sebagai upaya pelemahan kinerja KPK.

"Kami mengharapkan orang melakukan penelitian melalui KPK. Sama sekali isu itu tujuannya untuk mendeskreditkan KPK," kata Agus di Gedung KPK, Senin (16/9/2019).

Agus mempersilahkan jika kelompok yang menuding adanya paham radikalisme untuk melakukan penelitian di KPK. Hal ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam terkait kinerja dan keseharian pegawai KPK.

Bahkan, Guru Besar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Syamsudin Haris telah melakukan penelitian di KPK, dia pun menyebut tidak ada kelompok Taliban atau paham radikalisme di KPK.

"Jadi silahkan kalau mau melakukan penelitian. Saya setuju orang-orang dan Profesor yang sudah bekerjasama dengan KPK, mereka tahu dalamnya KPK, seperti Prof Syamsudin Haris dari LIPI. Karena kerja disini dia tahu, enggak ada itu (kelompok Taliban)," tegas Agus.

Agus pun mencontohkan, dalam surat pengunduran diri rekannya Saut Situmorang tersampaikan, bahwa setiap Jumat di Gedung KPK ada kebaktian. Itu hadiri oleh umat kristiani yang bekerja di lembaga antirasuah.

"Itu hari Jumat ada yang Jumatan disini, kemudian ada juga di lantai 3 kebaktian. Jadi dimana Talibannya, kalau kamu lihat surat Pak Saut apa itu cermin Taliban, sama sekali jauh," tegas Agus.

Oleh karena itu, Agus mengajak kelompok yang mencoba melemahkan kinerja KPK untuk dapat melakukan penelitian agar mengetahui secara rinci tugas dan pokok kinerja lembaga antirasuah.

"Kami undang mereka untuk melakukan penelitian di KPK," tukasnya.

Komentar

x