Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 19:55 WIB

Polisi Bongkar Pabrik Mie Formalin di Jabar

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 16 September 2019 | 19:32 WIB
Polisi Bongkar Pabrik Mie Formalin di Jabar
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri berhasil mengungkap pabrik pembuatan mie berformalin di Sukabumi dan Cianjur. 3 tersangka diamankan dalam kasus ini.

Wadir Tipidter Bareskrim Polri, Kombes Mohamad Agung Budijono mengatakan modus para tersangka pertama berinisial AS yakni mencampur air rebusan mie sebagai zat pengawet dan mencampurkan borak agar mie tersebut telihat awet.

"Kemudian pelaku menjual hasil produksi nya yang dibeli oleh pedagang dan diperjual belikan di wilayah Jakarta serta Kabupaten Cianjur," kata Kombes Agung kepada wartawan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Untuk tersangka kedua di Cianjur berinisial RH, modus operandi pelaku juga sama. Pelaku mencair formalin atau bahan pengawet agar mie terlihat awet.

"Kemudian pelaku menjual hasil produksinya yang dibeli oleh pedagang dan diperjual belikan di wilayah Pasar Keramat Jati, Pasar Bogor dan Pasar Bekasi," ujarnya.

Selanjutnya, tersangka ketiga berinisial M di Kabupaten Sukabumi juga menggunakan modus operandi yang sama dengan 2 tersangka sebelumnya.

"Mie ini bisa tahan 3 hari. Biasnaya yang dijual yang benar itu satu hari saja sudah basi," ucapnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan ketiga tersangka diantaranya mesin pembuatan mie, tepung, pewarna makanan, kompresor, mesin giling, 1 buah mobil diduga untuk operasional mengangkut mie berformalin.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 136 huruf b UU Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman pidana paling lama 5 tahun dan dengan Rp 10 miliar dan Pasal 8 ayat 1 huruf a Jo Pasal 62 ayat 1 UU Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp 20 miliar. [ton]

Komentar

Embed Widget
x