Find and Follow Us

Selasa, 15 Oktober 2019 | 12:11 WIB

Jokowi Minta KPK Bijak dalam Bernegara

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 16 September 2019 | 13:13 WIB
Jokowi Minta KPK Bijak dalam Bernegara
(inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bijak dalam menyampaikan keterangan terkait bernegara. Menurut dia, Pimpinan KPK harus bekerja menurut aturan Undang-Undang yang disahkan.

Jokowi menyampaikan hal tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo karena menyerahkan mandat pemberantasan korupsi kepada Presiden Republik Indonesia, sedangkan Jokowi mengacu pada Undang-undang.

"Jadi perlu saya sampaikan, KPK lembaga negara, institusi negara. Jadi, bijaklah dalam kita bernegara," kata Jokowi di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Menurut dia, mengenai revisi UU KPK itu inisiasi DPR. Maka dari itu, mari sama-sama awasi proses pembahasannya agar KPK tetap pada posisi kuat dan terkuat dalam pemberantasan korupsi.

"Saat ini pemerintah sedang bertarung, memperjuangkan substansi-substansi revisi UU KPK yang diinisiasi oleh DPR," ujarnya.

Di samping itu, Jokowi mengatakan apabila ingin melakukan pertemuan tentu bisa mengajukan ke Kementerian Sekretariat Negara sehingga nanti akan diatur jadwalnya.

"Tanyakan ke Mensesneg, kalau ada pengajuan itu diatur waktunya dengan acara yang ada di Presiden," tandasnya. [adc]

Komentar

x