Find and Follow Us

Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:57 WIB

KPAI Soroti Pendidikan Anak Di Wilayah Kabut Asap

Senin, 16 September 2019 | 08:17 WIB
KPAI Soroti Pendidikan Anak Di Wilayah Kabut Asap
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti aktifitas belajar mengajar di sejumlah wilayah yang terganggu akibat bencana kabut asap.

KPAI meminta pihak sekolah mencari alternatif agar siswa yang sekolahnya diliburkan tetap bisa terus belajar.

"KPAI mendorong pihak sekolah untuk menyiapkan strategi pembelajaran berbasis online atau menggunakan aplikasi di internet, agar seluruh peserta didik di wilayah bencana asap tetap dapat mengikuti pembelajaran tanpa harus keluar rumah atau dengan belajar di rumah," kata Komisioner KPAI, Retno Listyarti, dalam keterangan tertulis, Minggu (15/9/2019).

Yang sederhana, para walikelas dan siswa dapat membentuk grup per kelas, tugas-tugas dari para guru bidang studi dapat dikirimkan melalui grup Whatsapp (WA).

KPAI telah melakukan pemantauan langsung di beberapa wilayah terdampak kabut asap, yakni di Sumatera Barat, Riau dan Kalimantan Barat. Di Padang, Sumbar, KPAI mendapati mulai ada beberapa siswa yang sakit akibat kabut asap.

Di Pekanbaru Riau, sekolah-sekolah sudah diliburkan akibat tebalnya kabut asap. Meski begitu, KPAI menyebut masih ditemui anak-anak yang beraktifitas di sekolah, namun mereka memakai masker.

Selain mengimbau untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan, KPAI juga meminta para orang tua untuk memperhatikan asupan makana anak mereka. Hal itu agar anak tak mudah terserang penyakit di tengah bencana kabut asap.

"KPAI mendorong para orang tua untuk memperhatikan asupan makanan sehat dan bergizi pada anak agar anak-anak memiliki ketahan tubuh yang lebih baik sehingga tetap sehat selama bencana asap berlangsung," pungkasnya.

Komentar

x