Find and Follow Us

Kamis, 24 Oktober 2019 | 05:19 WIB

Tragis! Ahmad Dani Alami Luka Bakar Serius

Kamis, 12 September 2019 | 20:04 WIB
Tragis! Ahmad Dani Alami Luka Bakar Serius
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAH.COM, Tuban - Nasip tragis dialami Ahmad Dani, pelajar SD berusia 12 tahun asal Pakah, Desa Gesikharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Ia mengalami luka bakar serius setelah terperosok di limbah panas yang dibuang di pinggir jalan Desa Sumberagung, Kecamatan Plumlang, Tuban, Kamis (12/9/2019).

Ahmad Dani mengalami luka bakar pada bagian kaki kanannya dan juga pada kedua telapak tangannya lantaran terkena lembah panas itu. Kini korban masih dalam perawatan dan penanganan medis di Puskesmas, Kecamatan Plumpang, Tuban.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kejadian tragis yang menimpa bocah kelas 5 sekolah dasar tersebut berawal saat korban pulang dari kegiatan pramuka dari sekolah pada hari Selasa kemarin. Korban jalan kaki bersama dengan beberapa temannya dan melewati jalan raya Tuban-Bojonegoro, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang itu.

"Sudah tiga hari lalu. Kejadiannya sore pas mau pulang dari pramuka di sekolahan," kata Sulastri (49), ibu kandung korban.

Ketika jalan kaki melewati pinggir jalan raya itu, terdapat gundukan limbah yang nampaknya seperti pasir. Sehingga saat itu korban berlari dan berusaha melompati gundukan limbah berbahaya yang dibuang di pinggir jalan itu.

"Waktu itu kakinya langsung masuk ke tumpukan seperti pasir yang ada di pinggir jalan itu, kemudian terjatuh. Langsung kakinya terbakar dan kaos kakinya lengket dan langsung di tolong teman-temannya yang sama-sama masih kecil," terang Sulastri.

Akibat terperosok pada gundukan limbah berbahaya itu, kaki korban mulai dari telapak hingga sampai di atas mata kaki dan juga lutut mengalami melepuh. Begitu juga dengan kedua telapak tangan dari Ahmad Dani itu yang juga melepuh dan terus mengeluh merasakan sakit dari luka bakar itu.

"Pasien ini mengalami luka bakar pada kaki dan tangannya, untuk kategori luka bakarnya sekitar 20 persen. Ini kita masih melakukan observasi menunggu perkembangan dari kondisi korban," papar dr Imam Zarkasi, yang menangani korban luka bakar itu.

Sementara itu, hingga saat ini belum diketahui gundukan limbah apa yang bisa terbakar dan dibuang di pinggir jalan raya itu hingga mengakibatkan bocah SD mengalami luka bakar serius. Sedangkan pelaku yang membuat limbah tersebut juga belum diketahui orangnya atau dari perusahaan apa.[beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x