Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 16:48 WIB

KPK Tahan Aspri Menpora

Oleh : Ivan Sethyadi | Kamis, 12 September 2019 | 09:40 WIB
KPK Tahan Aspri Menpora
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba-tiba mengeluarkan Asisten Pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, dengan rompi oranye dan tangan terborgol.

Dengan kawalan petugas, Ulum yang hari ini diperiksa dalam perkara dana hibah KONI dari Kemenpora itu digiring menuju mobil tahanan KPK Rabu (12/9/2019) malam.

"Saya ini penanganannya sudah ke penyidikan," ucap Miftahul singkat, sembari tersenyum, sebelum menumpangi mobil tahanan KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan ucapan Miftahul. Dia menyebut status Miftahul sudah naik ke penyidikan."Perkara lengkap akan kami umumkan melalui konferensi pers secara resmi. Masih ada kegiatan penyidikan awal yang perlu dilakukan," ujar Febri.

Febri menginformasikan Miftahul Ulum ditahan selama 20 hari pertama di Rutan K4 KPK.

Nama Miftahul Ulum sering muncul dalam kasus dugaan suap dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Jaksa KPK menyebut Miftahul Ulum menerima Rp11,5 miliar dari Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy. Penerimaan uang disebut jaksa atas sepengetahuan Menpora Imam Nahrawi.

Hal itu disampaikan Jaksa KPK saat membacakan surat tuntutan untuk Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana.

Tuntutan itu juga disampaikan kepada staf Kemenpora Adhi Purnomo dan Eko Triyanta yang duduk sebagai terdakwa dalam sidang itu.

Ketiga terdakwa diyakini jaksa bersalah menerima suap dari Ending Fuad Hamidy.

Jaksa mengatakan dalam fakta persidangan terungkap peran Miftahul agar dana hibah untuk KONI dapat dicairkan dengan syarat ada imbalan uang yang telah disepakati antara Miftahul dengan Hamidy, yaitu 15-19 persen dari anggaran hibah KONI yang dicairkan. [rok]

Komentar

x