Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 16:51 WIB

Anies : Habibie Ilmunya Tinggi, Tetap Merendah

Kamis, 12 September 2019 | 06:00 WIB
Anies : Habibie Ilmunya Tinggi, Tetap Merendah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Rabu 11 September 2019.

Seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan merasa kehilangan atas wafatnya BJ Habibie. Salah satunya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Pak Habibie adalah orang yang paling mendorong UU Nomor 40 tahun 1999 tentang pers. Kebebasan Pers dimulai oleh pak Habibie, sebelumnyabkuta menyaksikan tidak ada kebebasan itu," kata Anies.

"Pak Habibie hadir membuka kran kebebasan pers yang kita rasakan sampai sekarang. Jasa beliau luar biasa. Tadi saya sampaikan jutaan rumah tangga di Indonesia, orang tua biasa mengatakan pada anaknya 'nak belajar yang rajin supaya bisa seperti pak Habibie'. Pak habibie adalah inspirasi bagi jutaan orang di seluruh Indonesia. Anak-anak muda belajar supaya bisa seperti pak Habibie," tambahnya lagi.


Anies menuturkan, semua merasa kehilangan seorang negarawan, seorang guru bangsa, seorang pendidik, seoarang ilmuan BJ Habibie.

"Saya pribadi kenal pak Habibie sejak saya kelas 3. Waktu itu saya sekolah di Jogja, datang ke Jakarta untuk mewawancara beliau sebagai Menristek. Sesudah itu kemudian hubungan terbangun terus menerus sampai masa akhirnya. Kita merasa bersyukur sekali telah dilahirkan di bangsa ini seorang pak Habibie yang ilmunya tinggi, tapi tetap merendah dan pulang ke Indonesia. Memberikan manfaat bagi bangsanya," tuturnya.

Presiden ke-3 RI BJ Habieie meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019) sekira pukul 18:03 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.BJ Habibie meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya. [wll]

Komentar

Embed Widget
x