Find and Follow Us

Kamis, 24 Oktober 2019 | 05:20 WIB

Peran Insinyur Dinilai Penting Hadapi Industri 4.0

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 11 September 2019 | 15:11 WIB
Peran Insinyur Dinilai Penting Hadapi Industri 4.0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembukaan The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organizations (CAFEO37) di JI-Expo Kemayoran Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Menurut dia, peran insinyur sangat penting dan sentral dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Kini, ASEAN terbukti cukup sukses di berbagai bidang antara lain adanya 10 unicorn dari ASEAN.

"Di Indonesia antara lain Gojek, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak dan masih banyak lagi karya-karya hebat di berbagai bidang hasil karya para insinyur," kata Jokowi.

Kemudian, Jokowi mengaku senang muncul recognition agreement diantara insinyur-insinyur di ASEAN sehingga terdapat standar kompetensi yang sama di antara negara. Dan memungkinkan mobilitas para insinyur lintas negara di ASEAN lebih mudah.

"Kerja sama antar insinyur di ASEAN ini penting untuk terus ditingkatkan dan saya yakin setiap negara ASEAN punya kekuatan masing-masing," ujarnya.

Untuk itu, Jokowi berharap asosiasi ini bisa memfasilitasi anggotanya untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan serta saling bersinergi satu dengan yang lainnya. Karena, keberadaan CAFEO37 ini terbuka kesempatan bagi insinyur ASEAN untuk bekerja sama.

"Saya berharap kita memegang peran sentral dalam mengembangkan inovasi-inovasi ke depan. Karena itu, saya menyambut baik dilaksanakannya CAFEO37 agar ada sharing ideas, experiences, technology, best practices di antara kita," katanya.

Selain itu, Jokowi harap kerja sama bukan saja antar insinyur tapi juga engineering dengan bidang ilmu yang lain. Untuk melahirkan inovasi baru yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi para insinyur pasti membutuhkan keahlian lain.

"Kita membutuhkan SDM yang menguasai hybrid knowledge. Kita semakin butuh hybrid skill yang relevan dengan kebutuhan zaman sekarang ini. Melalui pendidikan, penelitian dan inovasi lintas ilmu tersebut kita bisa mengembangkan inovasi lebih hebat," tandasnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x