Find and Follow Us

Kamis, 24 Oktober 2019 | 05:25 WIB

Aulia Niat Santet dan Tembak Suami

Oleh : Aris Danu | Jumat, 30 Agustus 2019 | 13:02 WIB
Aulia Niat Santet dan Tembak Suami
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Bandung - Aulia Kesuma (45), otak pembunuhan dan pembakaran mayat gosong di Sukabumi, sempat berniat menyantet dan menembak suaminya Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili (54) sebelum akhirnya menyewa eksekutor.

Aulia kesal lantaran keinginannya untuk menjual aset rumah guna membayar hutang ke bank yang mencapai Rp 10 miliar ditolak Pupung.

Niat Aulia itu disampaikan kepada mantan asisten rumah tangganya (ART) pada Juli 2019. Kepada mantan ART-nya itu, Aulia curhat ingin konsultasi dengan paranormal.

"Jadi Aulia pernah curhat dengan ibu itu (ART) untuk menggunakan paranormal," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi di Kota Bandung, Jumat (30/8/2019).

Aulia kemudian konsultasi ke paranormal untuk meluluhkan hati Pupung agar mau untuk menjual rumah. Bahkan, Aulia sampai berniat menyantet bila Pupung tak kunjung menjual rumah.

"Konsultasi ke paranormal agar bisa meluluhkan suaminya agar bisa mah menjual rumah, tapi nggak berhasil. Kemudian ke paranormal agar disantet dan sebagainya tapi enggak berhasil," ujar Nasriadi.

Setelah itu, Aulia juga sempat berpikir untuk menembak mati suami dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23). Ia lantas menghubungi Rodi, suami mantan pembantunya.

"Aulia mengirimkan uang bertahap sebesar Rp 40 juta, Rp 25 juta, Rp 15 juta dan Rp 10 juta. Uang itu disebut pelaku Rodi untuk membuat senjata api rakitan dan peluru. Setelah ditembak, mayat korban akan dibuang. Namun rencana itu gagal dilakukan karena menurut pelaku terlalu riskan dan mudah terendus petugas," terang Nasriadi.

Gelap mata, Aulia kemudian nekat mengambil jalan pintas dengan menyewa eksekutor. Kepada empat eksekutor, Aulia menjanjikan bayaran Rp 500 juta setelah berhasil menghabisi nyawa suami dan anak tirinya. [rok]

Komentar

x