Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:45 WIB

Istana Minta Gagasan Rizieq Disampaikan Langsung

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 16:20 WIB
Istana Minta Gagasan Rizieq Disampaikan Langsung
Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, menilai gagasan-gagasan yang disampaikan Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab lewat video langsung dari Mekah, seharusnya disampaikan secara langsung kepada pemerintah, bukan lewat siaran dari luar negeri.

"Semestinya gagasan-gagasan cerdas yang dimiliki oleh Rizieq itu bisa disampaikan kepada pemerintah, duduk bareng kita ngobrol. Siapa-siapa yang beliau utus kalau beliau belum bisa masuk kembali ke Tanah Air, apa yang hendak diberi masukan, monggo," katanya di Jakarta, Sabtu (24/8/2019).

Ia menilai itu adalah cara terbaik. Karena menurutnya, dalam siaran seperti itu, setiap narasi dan akronim yang disampaikan Rizieq yang ditujukan ke pemerintah tidaklah tepat.

"Tapi menggunakan diksi dan narasi dengan memberikan akronim yang dengan pilihan-pilihan kata yang tidak tepat bagi seorang tokoh, seorang ulama, habaib yang dialamatkan kepada pemerintah, kepada presiden, kepada negara, menurut saya tidak terlalu etis. Biarlah nanti umat, rakyat dan bangsa Indonesia yang memberikan penilaian kepada apa yang dilakukan oleh saudara Rizieq Syihab," ulasnya.

Diberitakan sebelumnya, Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab kembali membuat pernyataan langsung lewat video dari mekah yang disiarkan oleh akun Youtube Front TV, Sabtu (24/8/2019). Pernyataan ini disampaikan dalam rangka milad ke-21 FPI.

Dalam siaran tersebut, Habib Rizieq menyinggung Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya BPIP tidak paham hakikat dan esensi Pancasila.

Menurutnya, Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia, bukan pilar negara. Menurut dia, ada pihak yang menyebut Pancasila sebagai pilar negara, yang dia nilai sama sekali tidak paham konstitusi, bahkan gagal paham tentang dasar negara Republik Indonesia. [hpy]

Komentar

Embed Widget
x