Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 10:32 WIB

Rizieq Tuding BPIP tak Paham Esensi Pancasila

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 15:30 WIB
Rizieq Tuding BPIP tak Paham Esensi Pancasila
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab kembali membuat pernyataan langsung lewat video dari mekah yang disiarkan oleh akun Youtube Front TV, Sabtu (24/8/2019). Pernyataan ini disampaikan dalam rangka milad ke-21 FPI.

Dalam siaran tersebut, Habib Rizieq menyinggung Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya BPIP tidak paham hakikat dan esensi Pancasila.

Menurutnya, Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia, bukan pilar negara. Menurut dia, ada pihak yang menyebut Pancasila sebagai pilar negara, yang dia nilai sama sekali tidak paham konstitusi, bahkan gagal paham tentang dasar negara Republik Indonesia.

"Ironisnya justru rezim perselingkuhan antara komunis sosialis dan liberal kapitalis yang mulai berkuasa sejak reformasi laten kiri 1998, yang merasa paling NKRI dan paling Pancasilais, telah dengan sengaja menggeser Pancasila yang berintikan Ketuhanan Yang Maha Esa dari dasar negara menjadi pilar negara. Dan parahnya mereka sosialisasikan pergeseran ilegal dan inkonstitusional tersebut secara sistematis melalui lembaga-lembaga tinggi negara bahkan melalui lembaga tertinggi negara," katanya dalam video.

Ia menegaskan, yang lebih parah dia meneybut rezim yang membentuk BPIP justru tidak paham hakikat Pancasila. Ia menyebut dalam BPIP banyak yang tidak paham esensi Pancasila tapi menerima gaji yang tinggi.

"Lebih parahnya lagi, rezim yang tidak paham hakikat Pancasila ini telah membentuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang disingkat BPIP. Dengan anggota yang juga tidak paham esensi Pancasila, tapi digaji lebih dari 100 juga rupiah per bulan tiap anggotanya hanya untuk menonton dagelan pengkhianatan pergeseran Pancasila dari dasar negara menjadi pilar negara," ujarnya.

Karena itu, lanjut Rizieq, dia meminta agar tidak ada yang menyalahkan jika BPIP dikritisi, bahkan diminta dibubarkan.

"Jangan salahkan orang saat ini menyebut bahwa BPIP adalah badan pengkhianat ideologi Pancasila sehingga harus dibubarkan. Karena bukan saja pemborosan uang negara tapi juga sangat berbahaya buat eksistensi Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un ," ucapnya. [hpy]

Komentar

x