Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 10:34 WIB

Pansel KPK Diminta Kritis Terhadap Harta Capim

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 10:09 WIB
Pansel KPK Diminta Kritis Terhadap Harta Capim
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Koalisi Kawal Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menilai lolosnya 20 calon pada tahapan uji profile assesment tidak menggambarkan masa depan cerah bagi KPK ke depan.

"Ada juga beberapa nama yang dinyatakan lolos seleksi mempunyai catatan kelam pada masa lalu," kata Perwakilan Koalisi Kawal Capim KPK, Kurnia Ramadhana dalam pesan singkatnya.

Salah satu poin negatif, masih ada calon diantara 20 nama tersebut yang tidak patuh dalam melaporkan LHKPN.

Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Ganarsih mengatakan, dari 20 peserta yang dinyatakan lolos uji profile assesment akan langsung mengikuti tes tahap selanjutnya pada pekan depan.

Berdasarkan jadwal tes yang dipublikasikan Pansel, terdapat dua tahap tes yang akan dilalui para peserta yakni, tes kesehatan pada hari Senin 26 Agustus 2019. Kemudian, tes wawancara serta uji publik pada tanggal 27 hingga 29 Agustus 2019.

Pansel Capim KPK meloloskan 20 peserta seleksi capim KPK hasil uji profile assesment yang dilakukan beberapa waktu lalu. Dua puluh peserta yang lolos seleksi itu terdiri dari berbagai unsur dengan rincian sebagai berikut: 4 orang anggota Polri, 2 orang dari KPK, 4 orang jaksa dan pensiunan jaksa, 1 orang auditor BPK. Kemudian, 1 orang PNS Kemenkeu, 1 orang PNS Seskab, 3 orang dosen, 1 orang advokat, 1 orang penasehat Menteri Pedesaan (Mendes), 1 orang hakim, dan 1 orang pegawai BUMN.

Berikut daftar nama yang Lolos

1. Alexander Marwata, (Komisioner KPK)

2. Antam Novambar, (Polri)

3. Bambang Sri Herwama, (Polri)

4. Cahyo R.E Wibowo , (Karyawan BUMN)

5. Firli Bahuri, (Polri)

6. I Nyoman Wara, (Auditor BPK)

7. Jimmy Muhamad Rifai Gani , (Penasehat Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi)

8. Johanis Tanak, Jaksa

9. Lili Pintauli Siregar, (Advokat)

10. Luthfi Jayadi Kurniawan, (Dosen)

11. M Jasman Panjaitan (Pensiunan Jaksa)

12. Nawawi Pomolango (Hakim)

13. Neneng Euis Fatimah (Dosen)

14. Nurul Ghufron (Dosen)

15. Robby Arya (PNS Sekertariat Kabinet)

16. Sigit Danang Joyo (PNS Kementrian Keuangan).

17. Sri Handayani (Polri)

18. Sugeng Purnomo (Jaksa)

19. Sujanarko (Pegawai KPK)

20. Supardi (Jaksa)

Komentar

x