Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 10:29 WIB

Seharusnya MPR Dilibatkan Dalam Pemindahan Ibukota

Oleh : Fadli Zikri | Jumat, 23 Agustus 2019 | 15:28 WIB
Seharusnya MPR Dilibatkan Dalam Pemindahan Ibukota
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, seharusnya pemerintah juga melibatkan MPR RI terkait rencana pemindahan Ibukota ke Kalimantan.

Alasannya, dalam UUD 1945 pasal 2 ayat 2 menjelaskan, MPR bersidang sedikitnya lima tahun sekali di Ibu Kota Negara, sedangkan Ibu Kota Negara.

"Terkait UUD di Pasal 2 ayat 2 menjelaskan MPR bersidang sedikitnya lima tahun sekali di Ibukota negara. Ibukota negara sekarang Jakarta. Kalau akan melakukan pemindahan, harusnya MPR disounding juga dong," kata Hidayat di gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Anggota MPR sendiri terdiri dari para anggota DPR dan DPD RI. Sehingga menurutnya MPR penting untuk dilibatkan.

"MPR sebagai perwujudan dari seluruh anggota dewan itu juga penting bagaimana caranya tentang pemindahan Ibukota, nah disitu MPR akan bersidang," ujar Hidayat.

Seperti diketahui, pemerintah berencana memindahkan Ibukota ke pulau Kalimantan. Namun begitu, pemerintah belum memutuskan kota yang akan dijadikan sebagai Ibukota baru. [rok]

Komentar

x