Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 07:03 WIB

Polwan Diduga Beri Miras Mahasiswa Papua Diperiksa

Oleh : Aris Danu | Jumat, 23 Agustus 2019 | 14:04 WIB
Polwan Diduga Beri Miras Mahasiswa Papua Diperiksa
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Bandung - Polda Jawa Barat memeriksa oknum polisi wanita yang diduga memberikan minuman keras (miras) kepada mahasiswa Papua di Bandung.

Menurut informasi, pemberian miras sebanyak dua dus tersebut dilakukan oknum polisi ke asrama Papua di Bandung pada Kamis (22/8/2019). Miras itupun langsung dikembalikan mahasiswa ke oknum polisi tersebut.

"Terkait peristiwa itu, kami sudah mengambil langkah. Kita Polda Jabar sudah melakukan proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Saat ini, yang bersangkutan sudah menjadi terperiksa dalam kaitan untuk internal," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (23/8/2019).

Oknum polisi berinisial Kompol C menjalani pemeriksaan di Bidang Propam Polda Jabar sejak semalam.

"Propam Polda Jabar sejak tadi malam mengambil langkah. Kita hargai, kita lihat sejauh mana prosesnya. Karena saat ini kita harus melihat dari fakta-fakta yang perlu didalami dalam proses bidang Propam," ujarnya.

Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema juga membenarkan adanya oknum polisi yang merupakan anggotanya. Kompol C bertugas di Polsek Sukajadi.

Irman menegaskan pihaknya akan menindak bila oknum polisi tersebut terbukti memberikan miras kepada mahasiswa Papua.

"Kami akan menindaklanjuti. Apabila hasil pemeriksaan terbukti, maka kami akan berikan sanksi yang tegas kepada yang bersangkutan," demikian Irman.

Pemberian minuman keras kepada mahasiswa Papua ini ramai di Twitter. Akun @anzharcore memposting video saat penyerahahan kembali dua dus miras yang diduga diberikan seorang Polwan di aksi Kamisan depan Gedung Sate.

Video berdurasi 2 menit 19 detik itu memperlihatkan seorang polwan berseragam lengkap memegang pengeras suara tengah menjelaskan bahwa minuman itu bukan minuman keras namun minuman segar. Namun massa yang berkeliling menyanggah karena di botol minuman itu jelas tertulis mengandung alkohol 19 persen. [rok]

Komentar

Embed Widget
x