Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:43 WIB

Kejaksaan Malang Segel Ruang Kabag Keuangan Dinkes

Jumat, 23 Agustus 2019 | 12:44 WIB
Kejaksaan Malang Segel Ruang Kabag Keuangan Dinkes
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Malang - Lebih dari tiga jam Kejaksaan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, melakukan penggeledahan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) di Jalan Raya Panji, Kota Kepanjen, Jumat (23/8/2019) pagi.

Penggeledahan terkait kasus korupsi honor perawat di Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) se Kabupaten Malang dengan tersangka Kabag Keuangan Dinkes, YC atau Yohan Charles. Namun, saat penggeledahan, Yohan meski sudah ditetapkan tersangka, tidak terlihat ngantor. Kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp 670 juta lebih.

Kadinkes Kabupaten Malang, Dr.Ratih MMRs saat ditemui awak media mengaku, jika Yohan tidak ada di kantor karena ijin sakit. "Pak Yohan kayanya tidak ke kantor, beliau ijin sakit," kata Ratih.

Anehnya, begitu Tim Kejaksaan menelepon Yohan, yang bersangkutan berdalih masih berada di jalan. Namun sampai penggeledahan selesai, Yohan bahkan tidak terlihat mendampingi proses penggeledahan.

Tim Kejaksaan pun langsung menyegel ruang kerja Yohan di lantai satu. Petugas Intelijen Kejaksaan memasang garis di pintu Kabag Keuangan Dinkes dan mengunci rapat menggunakan gembok.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, Muhandas Ulimen mendesak Kabag Keuangan Dinkes untuk koperatif. "Saya minta yang berssngkutan (Yohan Charles-red) untuk koperatif ya. Ini tidak ada ditempat. Kami minta ke depannya koperatif lah," tegas Muhandas.

Kata Muhandas, penggeledahan hari ini untuk mencari kelengkapan bukti yang akan digunakan sebagai penuntutan terkait perkara Ponkesdes tahun 2015.

"Setelah ini pasti kita lakukan pemeriksaan lagi. Prosesnya masih berlanjut, dalam waktu dekat pasti akan ada pelimpahan ke pengadilan, tunggu saja ya," pungkas Muhandas. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x