Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 02:54 WIB

Menteri Eko Apresiasi Kinerja Bupati Tabanan

Oleh : Fadli Zikri | Jumat, 23 Agustus 2019 | 01:58 WIB
Menteri Eko Apresiasi Kinerja Bupati Tabanan
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, mengunjungi desa Banjar Dinas Singin, Selemadeg, kunjungan Eko disambiut oleh Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.

Eko mengapresiasi kinerja Bupati Eka. Menurutny Bupati Eka memiliki energy yang luar biasa dalal membangun daerahnya.

"Mungkin itu yang membuat Tabanan maju dengan cepat. Saya haturkan puji dan syukur, Saya bisa berkenalan dengan Bupati dan seluruh jajaran Pemkab Tabanan," kata Eko, Kamis (22/8/2019).

Eko juga mengucapkan terimakasih karena selama 5 tahun ini, Tabanan telah membantu dan mendukung program dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. "Saya ucapkan terimakasih karena dalam 5 tahun ini telah mengelola dana desanya dengan baik. Saya yakin Tabanan dengan alamnya yang sangat bagus, dibawah kepemimpinan Bupati Eka akan mengembangkan Pertanian dan Desa Wisata di Tabanan," ujar Eko.

Menteri Eko juga berpesan didalam membangun kawasan Pertanian berbasis Pariwisata harus memiliki sebuah inovasi dan terobosan-terobosan baru. "Saya yakin Tabanan bisa lebih maju, sehingga ada Desa maju baru di Tabanan. Pariwisata memang paling cepet mendapatkan pendapatan bagi Desa," ungkapnya.

Dalam kunjungan di Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional SHINY tersebut, Eko juga menyerahkan bantuan di Kecamatan Selemadeg, Selemadeg Barat dan Pupuan.

Sementara itu, Bupati Eka menambahkan, Tabanan merupakan lumbung pangann Bali, sehingga Tabanan getol membangun sektor pertanian. Disertai dengan alam yang mendukung, memungkinkan Tabanan dalam membangun sektor Pertanian berbasis Pariwisata.

"Kami bersyukur mempunyai alam yang kaya. Kami punya petani, nelayan juga ada peternak, maka dari itu kami bentuk BUMDes di Kabupaten Tabanan. Dengan tujuan bisa menampung, dan memasarkan prroduk-produk lokal yang merupakan produksi dari masyarakat Tabanan," katanya.

Bupati Eka menjelaskan sampai saat ini, dari 133 Desa di Kabupaten Tabanan, saat ini telah ada 93 BUMDes yang telah melakukakan produksi. Bumdes tersebut yang mengolah hasil dari Petani."Salah satu contoh beras merah, sekarang ada beberapa varian beras merah. Ada teh, ada untuk spa. Dan kalau diolah harganya bisa jauh lebih mahal dari beras merah biasa. Begitupun dengan olahan-olahan lainnya. Kalau Desa sudah makmur, tentunya Kecamatan dan Kabupaten kecipratan majunya," tandas Eka.

Komentar

Embed Widget
x