Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 10:33 WIB

Internet di Papua Diblokir Cegah Penyebaran Hoax

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 22 Agustus 2019 | 21:40 WIB
Internet di Papua Diblokir Cegah Penyebaran Hoax
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polri mengatakan pemblokiran internet sementara di Papua dan Papua Barat pada 2 hari yang lalu dilakukan guna menjamin keamanan. Polri mengaku belajar dari kerusuhan 21-22 Mei lalu.

"Saya kira itu menjadi bagian strategi untuk kita bisa memberikan jaminan keamanan. Juga masyarakat dapat kepastian dari informasi yang ada, sehingga tidak mudah lagi orang yang punya niat tidak baik untuk menyebarkan berita-berita hoax yang mengarah pada hasutan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Asep mengatakan pemblokiran internet sementara di tanah Papua merupakan hasil koordinasi dari aparat penegak hukum dan Kominfo. Pertimbangannya agar menghindari penyebaran berita hoax.

"Itu adalah sebuah strategi dari Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika), bagaimana juga turut bersama-sama mempunyai tanggung jawab menjaga keamanan. Saya kira pertimbangan itu tidak terlepas bahwa berita-berita yang tidak benar ini kan disalurkan melalui media sosial, kita sudah belajar dari penanganan adanya aksi 21-22 Mei lalu," ucapnya.

Kemenkominfo sebelumnya mengaku memblokir internet di Papua. Alasannya demi menjaga keamanan karena situasi saat itu tengah ricuh.

"Ya kalau pro-kontra semua apa pun yang diambil pasti ada yang suka ada yang tidak suka. Tapi ini kan kepentingan nasional dan sudah dibahas dengan aparat penegak hukum," ujar Menkominfo Rudiantara.

Komentar

x