Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 10:32 WIB

Ibukota Baru Berbasis Public Transportation

Oleh : Fadli Zikri | Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:05 WIB
Ibukota Baru Berbasis Public Transportation
Konsep Ibukota Indonesia - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pembangunan Ibukota baru nantinya akan dikaji secara matang. Menurutnya pemerintah tidak boleh mengulang kesalahan di masa lalu.

"Kita jangan lagi ulangi kesalahan masa lalu, membangun berbasis kendaraan pribadi seperti Amerika. Akan tetapi Amerika cepat sadar," kata Bambang dalam diskusi di kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis (22/8/2019).

Menurutnya, Indonesia terlambat dalam menyadari pentingnya membangun kota yang berbasis kendaraan umum. Akibatnya pembangunan publik transportasi menjadi mahal.

"Kita sangat terlambat menuju publik transportation. Bangun MRT, LRT jadi mahal. Sehingga kompleks, apalagi bangun trem," ujarnya.

Dia menambahkan, hal itu tidak boleh terulang kembali. Sehingga pembangunan Ibukota baru nantinya akan berbasis transportasi publik dan berkonsep smart city.

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan untuk memindahkan Ibukota ke pulau Kalimantan. Namun pemerintah belum memutuskan kota mana yang akan dijadikan sebagai Ibukota baru. [rok]

Komentar

Embed Widget
x