Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 07:02 WIB

Kerugian Rusuh DPRD Mimika Capai Rp 1 Miliar

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 22 Agustus 2019 | 04:05 WIB
Kerugian Rusuh DPRD Mimika Capai Rp 1 Miliar
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Mimika - Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan pihaknya sudah menginventarisir dugaan kerugian kerusakan akibat kerusuhan di Kantor DPRD Mimika. Kerugian diprediksi mencapai Rp1 miliar.

"Kita sudah inventarisir kerugian akibat amuk massa pendemo mencapai Rp 1 miliar," katanya di halaman Mapolres Mimika, Rabu (21/8/2019).

Ia menambahkan, kerusuhan tersebut tidak hanya mengakibatkan kerugian materil. Kerusuhan itu juga mengakibatkan beberapa anggota aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, yang luka akibat lemparan batu.

"Ada anggota kena lempar batu, ada Brimob, ada anggota kita Polres ada juga dari TNI, yang parah anggota TNI karena harus di jahit di bagian kepala," tambah mantan kapolres Jombang ini.

Pasca-kerusuhan demo di kantor DPRD Mimika situasi Mimika sudah kondusif. Beberapa toko dan warung makan sudah berani berjualan pada malam hari. Untuk mengantisipasi pergerakan massa, pihaknya terus melakukan patroli. Pasca-kerusuhan malam ini, TNI dan polisi melakukan apel gabungan di Mapolres Mimika.

Diketahui sebelumnya, Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan kericuhan bermula saat massa aksi pada pagi hari awalnya bergerak menuju Tugu Perdamaian Timika Indah. Massa kemudian diarahkan menyampaikan aspirasi terkait insiden mahasiwa Papua di Jawa Timur di kantor DPRD Mimika. Massa kemudian berjalan kaki ke kantor DPRD Mimika dengan pengawalan ketat aparat.

"Esensi aspirasi yang hendak mereka sampaikan yaitu berkutat pada isu rasisme yang dialami oleh mahasiswa Papua di Surabaya, Malang dan Semarang. Kita semua tidak membenarkan itu. Namun kemudian orasi mereka berubah ke arah yang sejak awal kita khawatirkan ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu yaitu permintaan soal merdeka, referendum. Ini jelas-jelas tidak dibenarkan," jelas Agung.

Sekitar pukul 13.00 WIT, terjadi pelemparan batu oleh massa. Massa juga memecahkan kaca-kaca kantor DPRD Mimika, pos satpam di pintu keluar halaman Kantor DPRD. Massa juga merusak sejumlah mobil TNI, Polri, mobil pemadam kebakaran dan fasilitas umum di sepanjang Jalan Cenderawasih tepat di depan Kantor DPRD Mimika.

"Lantaran massa sudah anarkis, tidak mematuhi aturan dan tata tertib, merusak aset pemerintah dan fasilitas umum serta fasilitas pribadi maka dengan sangat terpaksa kami harus bubarkan," jelasnya. [hpy]

Komentar

Embed Widget
x