Find and Follow Us

Jumat, 22 November 2019 | 18:25 WIB

Kasus e-KTP

3 Anggota DPR & Komisaris BPR Kencana Jadi Saksi

Oleh : Ivan Sethyadi | Rabu, 21 Agustus 2019 | 10:30 WIB
3 Anggota DPR & Komisaris BPR Kencana Jadi Saksi
Juru bicara KPK Febri Dianysah - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter


INILAHCOM, Jakarta - Khatibul Umam, Teguh Juwarno, dan Wa Ode Nurhayati, tiga Anggota DPR RI hari ini dijadwalkan menjalani pemeriksaan di KPK, Rabu (21/8/2019).

Ketiganya, bakal diperiksa dalam kasus dugaan korupsi paket pengadaan e-KTP. "Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PLS (Paulus Tanos, Dirut PT Sandipala Arthaputra)," terang juru bicara KPK Febri Dianysah saat dikonfirmasi.

Selain tiga anggota dewan, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Komisaris Utama PT BPR Kencana, Junaidi, dan seorang Notaris bernama Amelia Kasih.

"Keduanya juga akan diperiska sebagai saksi untuk tersangka PLS," imbuh Febri.

KPK telah menetapkan empat tersangka baru terkait kasus korupsi e-KTP. Empat tersangka baru tersebut yakni, mantan anggota DPR RI, Miryam S Haryani; Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI), Isnu Edhi Wijaya; PNS BPPT, Husni Fahmi; dan Dirut PT Sandipala Arthaputra, Paulos Tannos.

KPK telah lebih dulu menetapkan 10 orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. 10 tersangka tersebut yakni, Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Andi Narogong, Made Oka Masagung, Markus Nari. Delapan orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pokok korupsi e-KTP.

Dua orang yang juga ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus ini yaitu Fredrich Yunadi dan Bimanesh Sutarjo. Keduanya dijerat pasal merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan e-KTP. [rok]

Komentar

x