Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 02:37 WIB

Kasus eKTP, KPK Periksa Dirjen Dukcapil Kemendagri

Oleh : Ivan Sethyadi | Selasa, 20 Agustus 2019 | 12:28 WIB
Kasus eKTP, KPK Periksa Dirjen Dukcapil Kemendagri
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh, Selasa (20/8/2019).

Zudan akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos (PLS).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PLS," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Selain Zudan, penyidik juga memanggil lima saksi lainnya. Kelima saksi tersebut yakni mantan Direktur Produksi Perum PNRI, Yuniarto; pegawai PT SAP Indonesia, Muda Ikhsan Harahap; komisaris PT Delta Resources, Andy Wardhana.

Kemudian, Manager Legal PT Sinarmas Sekuritas, Anthony Pheanto; dan pihak swasta, Kartika Wulansari. Kelimanya juga akan dimintai keterangan untuk tersangka Paulus Tannos.

KPK telah menetapkan empat tersangka baru terkait kasus korupsi e-KTP. Empat tersangka baru tersebut yakni, mantan anggota DPR RI, Miryam S Haryani; Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI), Isnu Edhi Wijaya; PNS BPPT, Husni Fahmi; dan Dirut PT Sandipala Arthaputra, Paulos Tannos.

KPK telah lebih dulu menetapkan 10 orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. Para tersangka tersebut yakni, Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Andi Narogong, Made Oka Masagung, Markus Nari. Delapan orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pokok korupsi e-KTP.

Dua orang yang juga ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus ini yaitu Fredrich Yunadi dan Bimanesh Sutarjo. Keduanya dijerat pasal merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan e-KTP. [rok]

Komentar

Embed Widget
x