Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 07:14 WIB

Klarifikasi UAS Mengenai Potongan Ceramah Salib

Oleh : Fadly Zikry | Minggu, 18 Agustus 2019 | 21:19 WIB
Klarifikasi UAS Mengenai Potongan Ceramah Salib
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali diterpa isu miring. Kali ini UAS dikabarkan dilaporkan ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait potongan video ceramahnya. Potongan video ceramah UAS itu tekait lambang salib.

UAS yang tengah menempuh studi doktoral di Sudan itu pun angkat bicara dan mengklarifikasi video yang dimaksud. Potongan video tersebut merupakan ceramah UAS beberapa tahun lalu yang berlokasi di Riau.

"Saya sedang dilaporkan ke Polda Nusa Tenggara Timur karena dianggap penistaan agama. Sudah baca beritanya.? Itu pengajian di dalam masjid tertutup, bukan di stadion, bukan di lapangan sepak bola, bukan di TV, tapi untuk internal umat Islam menjelaskan pertanyaan umat Islam mengenai patung dan tentang kedudukan Nabi Isa. Untuk orang Islam dalam sunah Nabi Muhammad," jelas UAS dalam video yang diunggah FSRMM TV di youtube, Minggu (18/8/2019).

"Pengajian itu lebih 3 tahun lalu. Sudah lama, di kajian subuh Sabtu, di Masjid Annur, Pekanbaru. Karena rutin pengajian di sana, satu jam pengajian dilanjutkan diteruskan dengan tanya jawab, tanya jawab," tambah UAS.

Ia pun mengaku heran, ceramah yang sudah tiga tahun lalu itu, kali ini diviralkan kembali.

"Kenapa diviralkan sekarang, kenapa dituntut sekarang? Saya serahkan kepada Allah SWT. Sebagai warga yang baik saya tidak akan lari, saya tidak akan mengadu. Saya tidak akan takut, karena saya tidak merasa bersalah, saya tidak pula merusak persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya

Terpisah, Polda NTT menyatakan belum ada laporan yang masuk mengenai UAS, seperti yang ramai diberitakan.

"Sampai saat ini belum ada laporan sama sekali," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (18/8/2019).

Berikut video pengajian UAS di Masjid At-Taqwa, Indragiri Hulu, Riau, Sabtu (17/8), sekaligus memberikan klarifikasi yang diunggah FSRMM TV di media sosial youtube.

[fad]

Komentar

Embed Widget
x