Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:40 WIB

JK: Jika Ada GBHN, Presiden tak Lagi Buat Program

Minggu, 18 Agustus 2019 | 20:30 WIB
JK: Jika Ada GBHN, Presiden tak Lagi Buat Program
Wakil Presiden Jusuf Kalla - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, jika Garis-gari Besar Haluan Negara (GBHN) kembali diberlakukan, maka seorang Presiden tak lagi membuat program seperti yang tertuang dalam janji-janji kampanye.

"GBHN baik, tentu. Tapi ini sekarang yang menjadi RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) itu adalah janji atau kampanye daripada presiden. Nah, sekarang kalau ada GBHN-nya, berarti calon presiden itu tidak lagi membuat satu program, tidak boleh keluar dari GBHN, kayak dulu, tetapi justru melaksanakan GBHN itu," papar JK di hari peringatan Hari Konstitusi di gedung Nusantara IV, MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Menurutnya hal tersebut harus dibahas lagi di MPR.

"Jadi nanti dibahas lagi di MPR," ujarnya.

Sebelumnya, wacana amandemen terbatas UUD 1945 hanya terbatas pada pengembalian garis-garis besar haluan negara (GBHN). Namun muncul kekhawatiran amandemen tersebut akan merubah sejumlah pasal lainnya seperti kembali memilih Presiden melalui MPR dan mengembalikan MPR sebagai lembaga tertinggi negara. [fad]

Komentar

Embed Widget
x