Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 06:56 WIB

JK Soal Amandemen, Amerika 30 Kali Ubah Konstitusi

Minggu, 18 Agustus 2019 | 19:30 WIB
JK Soal Amandemen, Amerika 30 Kali Ubah Konstitusi
Wakil Presiden Jusuf Kalla - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, amandemen Undang-undang dasar bisa saja dilakukan asal, tidak mengubah dasar dan tujuan negara. Ia menambahkan, bukan Indonesia saja yang pernah merubah kontitusinya.

"Bisa saja kita amendemen lagi. Karena itu, selama dasar dan tujuan tidak berubah, semua bangsa di dunia ini mempunyai living constitution. Amerika selama 200 tahun mengubah konstitusinya 30 kali, India tiap 2-3 tahun mengubah konstitusi, Thailand setiap 5 tahun mengubah konstitusi," kata JK di hari peringatan Hari Konstitusi.di gedung Nusantara IV, MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Menurutnya mengubah konstitusi di struktur sistem dan proses harus menyesuaikan kondisi yang ada. Ia kembali menegaskan bahwa dasar negara Pancasila dan NKRI tidak boleh diubah.

"Karena itulah pada hari ini tentu apabila ada upaya mengubah konstitusi bukanlah sesuatu hal yang tidak mungkin, sah-sah saja. Selama, saya bilang, mukadimahnya tidak berubah," ujarnya.

Sebelumnya, wacana amandemen terbatas UUD 1945 hanya terbatas pada pengembalian garis-garis besar haluan negara (GBHN). [fad]

Komentar

Embed Widget
x