Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 07:08 WIB

Jokowi: Mudahnya Arus Komunikasi Bisa Bawa Ancaman

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 16 Agustus 2019 | 23:02 WIB
Jokowi: Mudahnya Arus Komunikasi Bisa Bawa Ancaman
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan persaingan globa saat ini semakin tajam dan perang dagang semakin memanas. Menurut dia, globalisasi terus mengalami pendalaman yang semakin dipermudah oleh revolusi industri jilid ke-4.

"Antar negara berebut investasi, antar negara berebut teknologi, berebut pasar, dan berebut orang-orang pintar. Antar negara memperebutkan talenta-talenta hebat yang bisa membawa kemajuan bagi negaranya," kata Jokowi di Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Ia mengatakan dunia tidak semata sedang berubah, tetapi sedang terdisrupsi. Di era disrupsi ini, kata dia, kemapanan bisa runtuh, ketidakmungkinan bisa terjadi. Jenis pekerjaan bisa berubah setiap saat, banyak jenis pekerjaan lama yang hilang.

"Tetapi juga makin banyak jenis pekerjaan baru yang bermunculan. Ada profesi yang hilang, tetapi ada profesi baru yang bermunculan, ada pola bisnis lama yang tiba-tiba usang dan muncul pola bisnis baru yang gemilang dan mengagumkan," ujarnya.

Di samping itu, Jokowi menyebut arus komunikasi dan interaksi yang semakin mudah dan terbuka harus dimanfaatkan dan sekaligus diwaspadai. Pengetahuan dan pengalaman yang positif jauh lebih mudah sekarang ini diperoleh.

"Tetapi kemudahan arus komunikasi dan interaksi juga membawa ancaman, baik ancaman terhadap ideologi kita Pancasila, ancaman terhadap adab sopan santun kita, ancaman terhadap tradisi dan seni budaya kita, serta ancaman terhadap warisan kearifan-kearifan lokal bangsa kita," tandasnya. [adc]

Komentar

x