Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 00:38 WIB

Wartawan Diintimidasi Polisi Saat Liput Demo?

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 16 Agustus 2019 | 14:31 WIB
Wartawan Diintimidasi Polisi Saat Liput Demo?
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah video penggeledahan seseorang yang disebut dilakukan oleh anggota dari Reserse Mobil (Resmob) Polda Metro Jaya di lokasi demo massa di depan gedung TVRI Jumat (16/8/2019), beredar di media sosial.

Dalam video itu, salah seorang yang belum diketahui identitasnya diamankan oleh anggota polisi berseragam kemeja putih. Bahkan, kabarnya wartawan yang ada di sana juga mendapatkan intimidasi hingga telepon selulernya terjatuh dan hancur.

Haris salah satu rekan wartawan TV Indosiar yang menjadi korban arogan aparat kepolisian menyayangkan aksi tak terpuji itu. Sebab, saat itu ia diminta oleh kantornya meliput kegiatan di luar gedung DPR.

"Saya kan di floating sama kantor, agar jaga diluar, terus saya liat ada beberapa massal kumpul kaya mau demo gitu, awalnya sih saya cuekin itu massa," ujar dia kepada wartawan, Jumat (16/8/2019).

Namun, tiba tiba massa itu menjadi pusat perhatian dirinya dan dua rekan lainnya dari kantor berita Antara dan salah satu fotograper. Apalagi, antar polisi dan massa sempat terjadi adu argument.

"Nah pas saya liat ribut-ribut, yang namanya wartawan kalau ada yang kaya gitu insting kita samperin ke TKP," tegas dia.

Entah kenapa, dia justru dibentak oleh anggota polisi saat merekam kejadian. Bahkan, rekaman video yang sudah diambilnya diminta untuk dihapus.

"Dia bentak kita bertiga minta filenya dihapus, bahkan memukul handphone saya sampai jatuh, rusak hpnya," tutur Haris. [rok]

Komentar

x