Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 00:33 WIB

KPAI Desak Evaluasi Manajemen KCI

Oleh : Willi Nafie | Jumat, 16 Agustus 2019 | 13:57 WIB
KPAI Desak Evaluasi Manajemen KCI
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto meminta dievaluasi manajemen PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI). Hal ini buntut dari kasus pelecehan seksual oleh pria bernama Hengki terhadap seorang anak wanita di atas KRL jurusan Cikarang - Jakarta Kota di Stasiun Manggarai, Tebet.

Hal itu penting dilakukan lantaran bukan pertama kali terjadi perbuatan amoral di atas transportasi massal tersebut.

"Kasus pelecehan seksual di layanan transportasi publik bukan kali pertama. Ini harus menjadi evaluasi bagi manajemen KRL agar potensi kerentanan anak menjadi korban pelecehan bisa dicegah," kata Susanto, Jumat (16/8/2019).

Susanto menekankan, meski PT KAI telah menyerahkan pelaku ke polisi. Namun harus tetap memberikan jaminan agar kejadian tersebut tak terulang kembali.

"Ini tak bisa ditoleransi. Polisi menangkap pelaku sudah tepat. Kami meminta proses hukum terus berjalan dengan baik. Apalagi korbannya masih usia anak," tutupnya.

Sebagaimana diberitakan, Hengki nekat melakukan pelecehan terhadap anak dibawah umur dengan cara meremas bagian dada anak tersebut di atas KRL. Akibat hal tersebut, Hengki dijerat dengan pasal 290 dengan ancaman 15 tahun hukuman penjara. [rok]

Komentar

x