Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 00:34 WIB

Jokowi Apresiasi MPR Jaga Konsensus Kebangsaan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 16 Agustus 2019 | 12:38 WIB
Jokowi Apresiasi MPR Jaga Konsensus Kebangsaan
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kinerja MPR RI yang terus mencari terobosan dalam menjaga empat konsensus kebangsaan di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat.

Di era sekarang ini, Jokowi mengatakan saat arus penyebaran informasi terjadi sangat cepat, maka semua harus lebih cepat dari yang lain serta harus lebih sigap dari yang lain. Jangan sampai kemajuan teknologi justru lebih banyak digunakan oleh pihak-pihak yang mengerdilkan konsensus kebangsaan.

"Dalam merespons kemajuan teknologi informasi itu, saya menghargai MPR yang terus mencari cara-cara baru sehingga nilai konsensus kebangsaan bisa diterima, terutama oleh generasi muda," kata Jokowi saat pidato Sidang Tahunan MPR 2019 di Gedung DPR/MPR, Jumat (16/8/2019).

Menurut dia, MPR telah menerapkan perpaduan antara penggunaan media seni- budaya dengan pemanfaatan kemajuan teknologi. Sebab, tugas MPR mengawal dan memberikan jaminan bahwa sistem ketatanegaraan Indonesia harus mencerminkan semangat dan jiwa Pancasila, UUD 1945, NKRI serta Bhinneka Tunggal Ika.

"MPR telah melakukan sosialisasi empat konsensus kebangsaan secara gencar ke seluruh pelosok tanah air, dengan menyasar seluruh kelompok masyarakat. Mulai dari pelajar, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum," ujarnya.

Maka, Jokowi yakin tugas mulia tersebut akan terus dilakukan dengan terobosan-terobosan baru agar nilai-nilai empat konsensus kebangsaan itu semakin tertanam kuat di dada setiap manusia Indonesia.

"Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi harus mampu dimanfaatkan secara optimal," jelasnya.

Di samping itu, Jokowi juga menghargai MPR yang sudah menggelar survei nasional berkaitan dengan hasil kinerjanya dalam melakukan sosialisasi nilai-nilai luhur bangsa. Maka, hasil survei tersebut bisa menjadi referensi untuk menyempurnakan strategi sosialisasi empat konsensus kebangsaan yang telah dilakukan.

"Agar program sosialisasi lebih efektif lagi, langkah-langkah penyempurnaan memang sangat diperlukan, terobosan- terobosan baru harus diciptakan. Lompatan-lompatan kreatif dalam pembinaan ideologi Pancasila harus dikembangkan," tandasnya. [rok]

Komentar

x