Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 10:25 WIB

Polisi Dinilai Tepat Pimpin KPK

Jumat, 16 Agustus 2019 | 10:00 WIB
Polisi Dinilai Tepat Pimpin KPK
Pakar Komunikasi Emrus Sihombing
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pakar Komunikasi Emrus Sihombing menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memerlukan pimpinan yang berlatarbelakang ilmu hukum dan ekonomi yang kuat. Sehingga, figur polisi dinilai tepat untuk menjadi pimpinan lembaga antirasuah tersebut.

"Logika itu polisi unsurnya sudah sangat tepat. Fungsi dan aktifitas dari polisi dapat diadopsi, misalnya penyelidikan dan penyidikan. Polisi rekam jejaknya sudah teruji sebagai polisi (aparat penegak hukum)," ujar Emrus saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (16/8/2019).

Menyinggung lolosnya 6 anggota Polri bersama 34 capim lainnya dalam tahapan seleksi Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK (Pansel Capim KPK), menurut Emrus telah melalui tahapan seleksi yang ketat dan obyektifitas yang teruji. Pansel Capim KPK tambahnya, telah bekerja dengan baik dan indepeden.

"Siapapun yang lolos adalah atas dasar profesionalisme dan kriteria yang ditetapkan. Pansel menurut saya berjalan independen dan obyektif," terangnya.

Emrus mengaku optimistis bahwa banyak sosok idealis yang lahir dari unsur Polri kepolisian dan juga kejaksaan. Contoh, banyak dari polisi sebelum pimpin KPK rekam jejaknya bagus.

Seperti diketahui, sebanyak 6 perwira tinggi Polri sementara lolos tahapan seleksi Pansel Capim KPK. Mereka yaitu:

1. Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Irjen Antam Novambar.
2. Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bauri.
3. Karo Renmin Bareskrim Mabes Polri Irjen Dharma Pongrekun.
4. Analis Kebijakan Utama Bidang Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan Lemdiklat Polri Irjen Juansih.
5. Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Sri Handayani.
6. Mantan Kapolda Sumatera Barat Brigjen Bambang Sri Herwanto.

[rok]

Komentar

x