Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 00:41 WIB

JK Beri Pengarahan ke Ribuan Perwira TNI-Polri

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 15 Agustus 2019 | 03:00 WIB
JK Beri Pengarahan ke Ribuan Perwira TNI-Polri
(Foto: Dok)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan pembekalan kepada peserta Program Kegiatan Bersama Kejuangan Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, Seskoad di Auditorium Seskoal, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Menurut dia, tugas TNI dan Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan dan pertahanan negara. Namun, tugas kedua institusi TNI dan Polri saat ini sudah sangat luas dan menyebar ke sejumlah sektor seperti radikalisme.

"Kita lihat seperti sekarang ini mengatasi masalah-masalah bangsa seperti radikalisme apakah itu di Poso, Papua dan tempat lain. Kalau terjadi bencana, yang di depan adalah TNI dan Polri seperti kemarin Panglima dan Kapolri saat mengatasi masalah kebakaran hutan," kata JK.

Ia mengatakan pentingnya keamanan dalam sebuah negara, karena tidak ada negara maju tanpa keamanan yang baik. Dalam konteks itu, kata dia, tugas TNI dan Polri menjadi sangat luas karena untuk menjamin terciptanya keamanan dan pertahanan yang baik.

"Tidak ada negara maju tanpa keamanan yang baik dan ketertiban yang baik, semua negara yang maju tentu butuh itu. Itulah proporsionalisme TNI-Polri jadi bagian dari pada keutuhan negara ini," ujarnya.

Sementara Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Amarulla Octavian selaku Kalakyek PKB Kejuangan mengatakan kegiatan pembekalan ini diikuti 1.189 perwira TNI dan Polri, terdiri atas 150 anggota TNI dari Sesko TNI, 62 perwira Polri dari Sespimti, 328 perwira Seskoad, 302 perwira Seskoau dan 30 siswa pascasarjana.

Menurut dia, diselenggarakannya Program Kegiatan Bersama Kejuangan adalah mencetak perwira TNI dan Polri sebagai calon pemimpin negara yang memiliki kemampuan merumuskan konsep pembangunan bangsa.

"Berbagai fenomena kekinian dan perkembangan lingkungan strategis menuntut TNI dan Polri untuk semakin profesional menghadapi berbagai bentuk ancaman stabilitas keamanan di masa mendatang menyongsong Indonesia Emas 2045," katanya.

Ia mengatakan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) ini mengukir sejarah baru, karena menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Selain itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga hadir dalam acara ini.

Kemudian, hadir mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Waka Baintelkam Polri Irjen Suntana, Guru Besar UGM Prof. Abdul Munir Mulkhan, Susaningtyas Kertopati dan Direktur SETARA Institute Hendardi. [fad]

Komentar

x