Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 00:35 WIB

KPK Didesak Usut Dugaan Korupsi di KBN

Rabu, 14 Agustus 2019 | 18:40 WIB
KPK Didesak Usut Dugaan Korupsi di KBN
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali didorong menuntaskan kasus dugaan korupsi di PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero. Dugaan korupsi di PT KBN pernah dilaporkan oleh Front Masyarakat Anti Korupsi (F. MAKI) dan Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Jakarta Utara.

Koordinator LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mengatakan KPK mestinya menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat. Laporan dugaan korupsi yang sudah disampaikan ke KPK harus dikaji dan didalami lebih lanjut.

Sementara itu, Direktur Ekskutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo juga menyayangkan sikap KPK yang belum menindaklanjuti laporan dugaan kasus korupsi di PT. Kawasan Berikat Nusantara (KBN. Padahal, berdasarkan tracking issue, kasus ini sudah menjadi sorotan publik.

"Tidak biasanya KPK membiarkan kasus dugaan korupsi yang menjadi sorotan publik. Jika kasus ini dibiarkan berlarut-larut maka akan berdampak buruk bagi citra KPK. Bisa menimbulkan persepsi negatif dan menurunkan tingkat kepercayaan terhadap kinerja KPK," kata Karyono.

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Misbah Hasan. Dia berharap KPK serius menindaklanjuti setiap menerima laporan dugaan korupsi dari masyarakat. Dia meminta pimpinan dan tim penyidik KPK berani mengusut dan menuntaskan dugaan korups yang telah dilaporkan masyarakat.

"Ini memang meniadi pekerjaan rumah (PR) besat bagi internal KPK dari penyidik sampai pimpinan KPK terkait banyaknya kasus yang belum diselesaikan," ujar Misbah

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan pihaknya akan mempelajari laporan dugaan korupsi di PT KBN. Namun sampai saat ini, KPK belum menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi terkait dugaan korupsi di PT KBN tersebut. [ton]

Komentar

x