Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 00:40 WIB

Begini Cara Calo CPNS Kemendikbud Tipu 99 Honorer

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 13 Agustus 2019 | 21:05 WIB
Begini Cara Calo CPNS Kemendikbud Tipu 99 Honorer
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penipuan yang dilakukan HB, seorang 'Calo CPNS' yang gentayangan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bermula pada Juni 2010.

Kala itu, korban berinisial GM mengenal tersangka HB sebagai PNS pada Kementerian Pendidikan Nasional yang punya akses untuk mengurus CPNS Honorer K2 dan mengurus orang menjadi CPNS Non Kategori.

"Korban kemudian, meminta HB untuk memasukan anaknya berinisial EB sebagai CPNS. GM bersama EB bertemu GM di Lantai III Gedung E Kantor Dirjen Pendidikan Non Formal dan In Formal untuk tanda tangan dalam data best sebagai pegawai Honorer dengan Nomor 290," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/8/2019).

Selanjutnya GM dan EB, bertemu kembali dikantor Badan Kepegawaian Daerah lantai VI Balai Kota DKI Jakarta untuk diperlihatkan SK CPNS atas nama EB sebagai Pegawai di Walikota Jakarta Timur. Namun SK tersebut belum diberikan oleh HB karena belum di stempel.

"Informasi bahwa tersangka HB bisa membawa orang menjadi CPNS K2 tersebut telah tersebar sehingga banyak orang atau peserta yang ikut mendaftarkan menjadi CPNS K2 mengikuti jejak korban EB," tegasnya

Akhirnya, masyarakat yang ingin menjadi CPNS pun ikut mendaftarkan diri melalui HB dengan total peserta sebanyak 99 orang. Dari sebanyak itu, pelaku sudah mengantongi keuntungan sebanyak 5,7 Miliar.

Namun, lebih lanjut uang itu diterima tersangka secara bertahap dan setiap HB menerima uang dari peserta langsung digunakan untuk foya-foya.

"Uang yang diterima itu sama sekali tidak dipergunakan untuk mengurus 99 orang peserta CPNS K2 yang mendaftar," ucap dia.

Bahkan, tanda pengenal tersangka dari Kemendiknas, BKN, Kemenpan RB dan Kemendikbud ternyata semuanya palsu.

"Dia pergunakan untuk meyakinkan korban kalau HB adalah PNS juga. Ternyata seluruhnya adalah palsu yang dibuat sendiri di Rental Jl. Pramuka Jakarta Timur," ungkap Argo.

Beberapa barang bukti yang disita oleh polisi dari tangan tersangka diantaranya daftar Nominatif tenaga honorer Katagori 1 (K2-Jawa Tengah) yang memenuhi kriteria hasil verifikasi dan validasi.

Surat pengangkatan dari Daerah lain, Surat Hasil Pemberkasan CPNS tahun 2016, Surat Pengantar dari Kepala BPN tanggal 22 Juli 2016, Surat Pengantar dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara tanggal 8 September 2011, Surat Rahasia dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara tanggal 20 Juli 2010.

Selain itu, ada juga Surat BKN Jadwal Pengesahan Penetapan Tim Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil 2013 - 2014 melalui jalur Kebijakan. Surat Rencana Jadwal Penetapan Pembagian SK CPNS oleh Kemenpan RB Ketua Panitia Pelaksana Pembagian SK CPNS.

Daftar peserta yang sudah diurus Nomor Induk Pegawai (NIP) Nomor urut : 65 atas nama EB dengan NIP 19849272014121004 Penata Muda Golongan III A penempatan Dinas Pendidikan Jakarra Timur.

Surat BKN Nomor : 30/BKN/23-4/2015, tanggal 12 Januari 2015, perihal Penetapan NIP. Daftar tambahan nominatif Tenaga Honorer Katagori 1 (K2-Jawa Timur) yang memenuhi kriteria hasil verifikasi dan validasi.

Print Mutasi Harian Rekening BCA Nomor : 4731251554, Periode 10 Mei 2016 s/d 7 Agustus 2017, atas nama Drs. H, Surat Pernyataan Drs. H tanggal 19 Juni 2011 bahwa SK untuk pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari KEMENPAN sudah Terbit dan bersedia mengembalikan uang peserta seluruhnya bulan Mei 2018 apabila tidak ada pengangkatan PNS.

Surat Pernyataan tertanggal 23 April 2018 bahwa SK untuk pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari Kemenpan RB sudah Terbit dan bersedia mengembalikan uang peserta seluruhnya bulan Mei 2018 apabila tidak ada pengangkatan PNS. Empat lembar Contoh Petikan Surat Keputusan PNS, masing-masing, dua lembar Fotocopy Surat Keputusan Petikan Nomor : 020820014- BKN-XIX-2014, atas nama Haryana tanggal 6 Agustus 2014, 1 (satu) lembar Fotocopy Surat Keputusan Petikan Nomor : 020820014- BKN-XIX-2014 atas nama Agus Ruhiyat Saputra, tanggal 6 Agustus 2014, satu lembar fotocopy SK Kementerian Kesehatan RI Nomor : 952.2/.357-2014, atas nama Eka Endra Sulistiana tanggal 19 Mei 2014. [adc]

Komentar

x