Find and Follow Us

Minggu, 8 Desember 2019 | 00:57 WIB

Khofifah Harap Pramuka Jadi Inspirasi Milenial

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 10:37 WIB
Khofifah Harap Pramuka Jadi Inspirasi Milenial
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso secara resmi melantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jatim masa bakti 2019-2024.

Khofifah berharap gerakan pramuka yang menjadi penyatuan dari berbagai pandu dapat menjaga etos kejuangan, rela berkorban, semangat persatuan dan kesatuan seperti yang pernah ditunjukkan oleh para pemuda saat Sumpah Pemuda tahun 1928, saat mendorong proses persiapan kemerdekaan, serta saat awal kemerdekaan.

"Bulan Agustus menjadi momentum strategis untuk melakukan revitalisasi dan formulasi gerakan Pramuka yang penuh hero dan kejuangan dengan semangat persatuan dan kesatuan. Pramuka hari ini memiliki tugas untuk mencetak pemimpin yang berkarakter dan mandiri. Baik pemimpin formal maupun informal. Oleh sebab itu, Pramuka harus bisa menjadi inspirasi semua pemuda pemudi dan milenial Indonesia khususnya di Jatim," ujar Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim ini menambahkan, Pramuka merupakan gerakan yang paling mungkin diterapkan dalam membangun karakter bangsa. Hal ini karena, dalam implementasinya Pramuka mencakup segala aspek kehidupan baik ketangkasan, kepribadian, ketrampilan, kebangsaan sampai dengan keagamaan.

"Untuk menyentuh generasi milenial, Pramuka bisa memanfaatkan konten digital untuk menarik minat mereka. Sehingga, para generasi milenial akan menjadi generasi yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan yang kuat serta berintegritas," tutur mantan Menteri Sosial dan juga Menteri Pemberdayaan Perempuan ini.

Ke depan, Khofifah berharap pembinaan karakter generasi penerus bangsa di Jatim melalui Gerakan Pramuka bisa berkesinambungan. Oleh sebab itu, semua anggota Pramuka harus memegang teguh Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka sebagai bentuk kesetiaan terhadap bangsa dan negara.

"Mari kita bangun Gerakan Pramuka di Jatim ini, sehingga mampu menjawab berbagai tantangan bangsa, khususnya dalam mengembangkan karakter para generasi muda di Jatim. Kita punya pekerjaan rumah terkait tingginya angka pengangguran, narkoba, radikalisme, hoaks dan sebagainya yang bisa mengganggu integritas, persatuan dan kesatuan bangsa," kata gubernur perempuan pertama di Jatim ini. [beritajatim]

Komentar

x