Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 16:45 WIB

Sebut Ada Dugaan 'Penumpang Gelap' di Koalisi

Maarif Yakin Sindiran Gerindra Bukan Untuk PA 212

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 05:04 WIB
Maarif Yakin Sindiran Gerindra Bukan Untuk PA 212
Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menanggapi hangat pernyataan Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad terkait dugaan adanya 'penumpang gelap' di dalam koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Dengan lugas ia mengaku yakin pernyataan Sufmi bukan ditujukkan ke PA 212

"Kami yakin yang dimaksud Gerindra bukan kalangan kita dan ulama," katanya di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Ia kemudian menjelaskan perjuangan PA 212 bersama barisan pendukung dan Koalisi Prabowo-Sandi di Pilpres 2019, bukan untuk mencari kekuasaan. Dia mengaku ada di koalisi Indonesia Adil Makmur sebagai wadah untuk perjuangan menegakkan keadilan. Ia pun meminta Sufmi menjelaskan siapa pihak yang sempat disebutnya 'Penumpang Gelap'

"Harus ditanyakan ke beliau penumpang gelap itu siapa? Kalau kita kan berjuang bersama PS bukan untuk cari jabatan, kami berjuang untuk melawan kezaliman dan ketidakadilan. Dan arah kita sudah jelas lewat Ijtimak Ulama IV," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco menyindir dugaan adanya 'penumpang gelap' di dalam koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Menurutnya, 'penumpang gelap' itu mencoba memanfaatkan Prabowo untuk kepentingan mereka.

"Tadi dibilang soal 'penumpang gelap', bukan karena kita singkirkan. Prabowo jenderal perang, Bos, dia bilang sama kita, 'Kalau diadu terus, terus dikorbankan, saya akan ambil tindakan nggak terduga.' Dia banting setir dan orang-orang itu gigit jari," katanya di Jakarta, Jumat (9/8/2019). [hpy]

Komentar

x