Find and Follow Us

Selasa, 15 Oktober 2019 | 12:01 WIB

BMKG: Jangan Percaya Informasi Hoax Gempa

Minggu, 4 Agustus 2019 | 08:00 WIB
BMKG: Jangan Percaya Informasi Hoax Gempa
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) kembali mengingatkan agar masyarakat tak mudah percaya dengan informasi hoax pasca gempa yang mengguncang Banten pada Jumat (3/8/2019) pukul 19.03 WIB kemarin. Sebelumnya beredar di media sosial adanya gempa yang lebih besar dibandingkan gempa Banten dengan magnitudo 9,0.

"Isu yang berkembang tersebut tidak benar, karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapa pun, kapan, di mana, dan berapa kekuatannya," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, Sabtu (3/8/2019).

Rahmat menjelaskan, gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya telah mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di sekitar zonanya. Sementara, pengaruh penjalaran stres yang selanjutnya terjadi, secara kuantitatif masih sulit diketahui.

"Teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempa bumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan gempa besar rentetannya," jelas Rahmat

Seperti diketahui, pada Jumat (2/8) kemarin, wilayah Banten diguncang gempa magnitudo 6.9. Gempa tersebut turut dirasakan di Jabodetabek hingga ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Sempat dinyatakan berpotensi tsunami, status tersebut kemudian diakhiri BMKG pada pukul 21.35 WIB. [fad]

Komentar

x