Find and Follow Us

Kamis, 24 Oktober 2019 | 05:17 WIB

Kasus Novel Dibawa ke Kongres AS, Polri Serius

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 2 Agustus 2019 | 12:46 WIB
Kasus Novel Dibawa ke Kongres AS, Polri Serius
facebook twitter


INILAHCOM, Jakarta - Amnesty International Indonesia membawa kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ke hadapan Kongres Amerika Serikat (AS). Terkait hal tersebut, Polri menyatakan keseriusannya dalam menangani kasus Novel.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, Polri akan bekerja secara profesional mengungkap kasus Novel.

"Pada prinsipnya Polri bekerja secara profesional atas apa yang disampaikan oleh pemerintah dan juga masyarakat, mungkin jadi semua motivasi kita untuk bekerja lebih keras untuk mengusut kasus ini," kata Asep di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Asep belum dapat berkomentar apakah tepat permasalahan yang menimpa Novel dibawa ke forum internasional.

Asep pun menegaskan bahwa saat ini Polri sangat serius menangani kasus Novel. Ia menampik anggapan bahwa Polri tidak mempunyai kemauan untuk mengungkap kasus ini.

"Ada pendapat kalau ini seolah-olah persoalan 'kemauan', saya kira tidak, kemauan Polri untuk mengungkap perkara itu sangat kuat dibuktikan tadi bahwa, satgas juga atau tim pencari fakta kita berada di sana, atas rekomendasi Komnas HAM, dan tim teknis sekarang pun akan kembali bekerja," ujarnya.

Disaat Amnesty Internasional membawa kasus Novel ke Kongres AS, Polri membentuk tim teknis yang sudah mulai bekerja 1 Agustus sampai 6 bulan ke depan. Tim teknis ini akan dipimpin oleh Brigjen Nico Afinta untuk mendalami lagi temuan-temuan dari Tim Pencari Fakta (TPF). [rok]

Komentar

Embed Widget
x