Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 10:33 WIB

Demokrat Bicara Soal Oposisi, Tak Ada yang Sukses

Oleh : Ivan Setyadhi | Selasa, 30 Juli 2019 | 07:15 WIB
Demokrat Bicara Soal Oposisi, Tak Ada yang Sukses
Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief menyebut tidak ada oposisi yang berhasil dalam sejarah Indonesia, kecuali oposisi rakyat dan gerakan mahasiswa melawan Soeharto.

"Tidak ada oposisi yang berhasil di sejarah politik kita. Kecuali oposisi rakyat -gerakan mahasiswa--. melawan Soeharto," ujar Andi seperti dikutip INILAHCOM dari akun Twitternya, @AndiArief_, Senin (29/7/2019) malam.

Bahkan, Andi menyebut PDIP gagal di 5 tahun pertama dan baru berhasil di 2014 karena melawan Gerindra.

"PDIP 5 tahun pertama jadi oposisi gagal, 5 th kedua di 2014 berhasil karena melawan oposisi juga Gerindra, partai yg berkuasa saat itu tidak menemukan figur tepat," cuitnya.

Andi menyebut oposisi yang sukses adalah partai baru yang ikut dalam pemilu dan memiliki figur yang tepat.

"Sebetulnya kisah oposisi sukses itu adalah ketika ada partai baru yg ikut pemilu memiliki figur tepat. Misalnya PDIP di 1999 dan Partai Demokrat di 2004. Partai Gerindra dengan figur Prabowo gagal di 2009. Tempat oposisi itu ada di partai baru, PSI, Perindo dll gagal di 2019," ujarnya.

Menurut Andi, jika ada partai yang menggunakan politik SARA maka tidak akan berhasil menjadi penguasa.

"Dengan karakter masyarakat yang plural dan menolak politik SARA, maka jika ada partai yang menggunakan politik SARA di luar pemerintahan, gak akan ketemu rumus bisa sukses berkuasa dan akan terus menjadi sekte dalam politik Indonesia," sebutnya.

Andi menyebut partai yang sukses menemukan figur yang tepat dalam pemilu adalah PDIP dan Partai Demokrat.

"Secara umum, sejak reformasi Partai yang sukses menemukan figur yang tepat dalam Pemilu dan Pilpres sehingga sukses baru PDIP dan Partai Demokrat. Tempat menjaring kehendak rakyat luas itu pada figur partai yang berkompetisi, adapun suara yang terjaring partai hanyalah tetesan," ujar Andi.

Komentar

x