Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:14 WIB

KPK Periksa Dirut PT Beton Perkara

Oleh : Ivan Setyadhi | Rabu, 24 Juli 2019 | 10:34 WIB
KPK Periksa Dirut PT Beton Perkara
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Beton Perkasa, Halim Sentosa, Rabu (24/7/2019) hari ini.

Halim bakal diperiksa dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung IPDN di Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DJ (Dudy Jocom, mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kementerian Dalam Negeri)" ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Febri belum merinci materi pemeriksaan untuk Halim dalam perkara ini.

Selain Halim, penyidik juga memanggil Direktur PT Mayang Sakti, Zaliansysh Fitriadi. Sama seperti Halim, Fitriadi juga akan diperiksa sebagai saksi untuk Dudy Jocom.

KPK menetapkan Dudy Jocom sebagai tersangka korupsi pembangunan empat kampus IPDN di Sulawesi Selatan dan kampus IPDN di Sulawesi Utara.

Selain Dudy, KPK juga menetapkan dua tersangka lain yakni Kepala Divisi Gedung atau Kepala Divisi I PT Waskita Karya, Adi Wibowo dan Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya, Dono Purwoko.

KPK menduga Dudy Jocom melalui kenalannya menghubungi beberapa kontraktor untuk menginformasikan adanya proyek IPDN.

Setelah itu, disepakati bahwa Proyek IPDN di Sulawesi Selatan digarap Waskita Karya sementara PT Adhi Karya menggarap proyek IPDN di Sulawesi Utara. Dudy Jocom Cs diduga meminta fee 7% dari setiap proyek itu.

Negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp21 miliar akibat kasus ini. Nilai kerugian itu berdasarkan kekurangan pekerjaan pada kedua proyek tersebut, untuk proyek IPDN di Sulawesi Selatan negara merugi Rp11,18 Miliar, dan Rp9,378 miliar untuk proyek kampus IPDN di Sulawesi Utara. [rok]

Komentar

x