Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:14 WIB

Ini 5 Lokasi Geledah KPK Terkait Gubernur Kepri

Oleh : Ivan Sethyadi | Selasa, 23 Juli 2019 | 15:17 WIB
Ini 5 Lokasi Geledah KPK Terkait Gubernur Kepri
(Foto: inilahcom/Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Sebanyak lima lokasi di Kepulauan Riau jadi sasaran geledah tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/7/2019).

Penggeledahan yang dilakukan sejak pagi terkait penyidikan dugaan suap perizinan reklamasi dan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

"KPK melakukan penggeledahan di 5 lokasi di 3 kota yaitu, Kota Batam, Rumah pihak swasta, Kock Meng, Rumah Pejabat Protokol Gubernur Kepri. Kota Tanjung Pinang, Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Rumah Pribadi tersangka BUH (Budi Hartono), Kepala Bidang Perikanan Tangkap Kepri. Kabupaten Karimun, Rumah Gubernur Kepri," terang Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Dari sejumlah lokasi tersebut KPK mengamankan dokumen-dokumen terkait perizinan.

KPK mengingatkan agar pihak-pihak yang digeledah rumah dan kantornya bersikap kooperatif.

"Penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari proses Penyidikan dugaan suap terkait perizinan dan dugaan gratifikasi yang diterima oleh Gubernur Kepri," ungkapnya.

Sebelumnya, KPK telah melakukan penangkapan dan menetapkan Gubernur Kepri Nurdin Basirun sebagai tersangka dugaan tipikor izin reklamasi di wilayah provinsi tersebut.

Saat penggeledahan di rumah dinas Nurdin, tim KPK menemukan uang dalam bentuk pecahan rupiah dan valuta asing. Uang itu terletak di tas ransel, kardus, plastik dan paper bagdengan rincian, Rp3,5 miliar, US$33.200 dan Sin$134.711.

Uang itu menambah daftar uang yang disita KPK dari kasus suap izin reklamasi di Tanjung Piayu, Kepulauan Riau dan gratifikasi yang menjerat Nurdin Basirun. Saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK menyita sejumlah uang yakni Sin$6.000, Sin$43.942, US$ 5.303, EUR5, RM407, Riyal500, dan Rp132.610.000. [rok]

Komentar

x