Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 02:29 WIB

Geledah Kantor Dinas Kepri, KPK Sita Dokumen

Oleh : Ivan Sethyadi | Selasa, 23 Juli 2019 | 13:12 WIB
Geledah Kantor Dinas Kepri, KPK Sita Dokumen
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah lokasi di Kepulauan Riau terkait penyidikan suap perizinan reklamasi dan gratifikasi terhadap Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

"Tim mengamankan sejumlah dokumen-dokumen terkait perizinan pemanfaatan ruang laut di Kepri. Untuk lokasi lain, akan kami sampaikan nanti," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat kepada wartawan, Selasa (23/7/2019).

Penggeledahan dilakukan sejak pagi dengan melibatkan sejumlah anggota Polres Tanjungpinang.

KPK telah melakukan penangkapan dan menetapkan Gubernur Kepri Nurdin Basirun sebagai tersangka dugaan tipikor izin reklamasi di wilayah provinsi tersebut.

Saat penggeledahan di rumah dinas Nurdin, tim KPK menemukan uang dalam bentuk pecahan rupiah dan valuta asing. Uang itu terletak di tas ransel, kardus, plastik dan paper bagdengan rincian, Rp3,5 miliar, US$33.200 dan Sin$134.711.

Uang itu menambah daftar uang yang disita KPK dari kasus suap izin reklamasi di Tanjung Piayu, Kepulauan Riau dan gratifikasi yang menjerat Nurdin Basirun. Saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK menyita sejumlah uang yakni Sin$6.000, Sin$43.942, US$ 5.303, EUR5, RM407, Riyal500, dan Rp132.610.000.

Febri mengatakan terkait suap yang menjerat Nurdin dan pihak swasta Abu Bakar, uangnya hanya sejumlah Sin$11.000. Sementara itu, duit-duit lainnya yang disita komisi antirasuah terkait dengan gratifikasi yang diterima Nurdin Basirun. [rok]

Komentar

x