Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 05:31 WIB

890 Ribu Liter Air Atasi Krisis Air di Banyumas

Oleh : Aris Danu | Selasa, 23 Juli 2019 | 13:04 WIB
890 Ribu Liter Air Atasi Krisis Air di Banyumas
(Foto: ist)

INILAHCOM, Purwokerto - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mendistribusikan 890 ribu liter air bersih untuk membantu warga di daerah yang mengalami krisis air di Banyumas.

"Menurut laporan terkini, total distribusi air bersih mencapai 178 tangki atau setara dengan 890 ribu liter air," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Ariono Poerwanto di Purwokerto, Selasa (23/7/2019).

Kemarau panjang di wilayah itu mengakibatkan 22 desa di 12 kecamatan terdampak kekeringan dan mengalami krisis air bersih.

"Jumlah desa terus bertambah, menurut data terakhir sudah 22 desa yang mengalami krisis air bersih," ujarnya.

Krisis air antara lain terjadi di Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja; Desa Nusadadi, Karanggendang, Selandaka, Bogangin, dan Kuntil di Kecamatan Sumpiuh; Desa Kediri dan Tamansari di Kecamatan Karanglewas; Desa Banjarparakan dan Tipar di Kecamatan Rawalo; Desa Srowot di Kecamatan Kalibagor; serta Desa Pekuncen di Kecamatan Jatilawang.

Desa Karangtalun Kidul dan Kalitapen di Kecamatan Purwojati, Desa Jatisaba dan Panusupan di Kecamatan Cilongok, Desa Buniayu di Kecamatan Tambak, Desa Sawangan dan Karangsari di Kecamatan Kebasen, Desa Gancang dan Kedungurang di Kecamatan Gumelar, serta Desa Klinting di Kecamatan Somagede juga menghadapi kekeringan.

Ariono mengimbau warga agar menyampaikan informasi mengenai daerah yang mengalami krisis air ke BPBD Banyumas.

"Silakan melaporkan dan menginformasikan mengenai wilayah yang mengalami krisis air bersih, kami akan segera menindaklanjuti," tandasnya.[rok]

Komentar

Embed Widget
x