Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 02:29 WIB

Fahri: Kebebasan Berpikir Harus Diberi Ruang Gerak

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Minggu, 21 Juli 2019 | 05:13 WIB
Fahri: Kebebasan Berpikir Harus Diberi Ruang Gerak
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah berharap kekuasaan mendatang melihat pikiran sebagai sesuatu yang berharga. Sehingga, seharusnya ruang gerak bagi pikiran dibuka lebar dan kehendak untuk melakukan persekusi terhadap argumen ditutup rapat.

"Jika kita mau Indonesia benar-benar hebat," kata Fahri lewat twitternya yang dikutip Sabtu (20/7/2019).

Menurut dia, lihatlah kekuasaan Tuhan Yang Maha Besar yang menata semesta ini dengan hukum, argumen, pengetahuan sehingga benda-benda angkasa berputar pada orbitnya, dengan hukum yang ditemukan dan menjadi rumus fisika serta matematika.

"Mengapa kita tidak belajar? Semakin sedikit menggunakan pemaksaan dengan kekuasaan, maka semakin harmoni tercipta. Tapi jika kekuasaan semakin memaksakan kehendak dan malas berargumen, maka kehancuran semakin cepat tercipta. Inilah hukum besi sejarah. Inilah hukum alam. Sunatullah dalam kehidupan," ujarnya.

Dengan begitu, Fahri bertanya apakah Indonesia kembali terjepit di antara dua karang dan mendayung di antara keduanya. Menurut dia, itulah dulu yang dihadapi para pendiri bangsa sehingga negara didirikan dalam godaan untuk mengikuti dua kutub besar yaitu komunisme Soviet dan kapitalisme Amerika Serikat.

Sekarang, kata dia, ada China Tiongkok yang anomali menjadi kekuatan investasi terbesar di dunia dengan sistem komunis mendaur kapitalisme baru versus kekuatan lama dipimpin Amerika dengan demokrasi kapitalis yang dalam bidang ekonomi mulai nampak tertandingi oleh kapitalisme baru ini.

"Di mana Indonesia? Apakah kita bisa menjadi jalan tengah? Apakah kita dapat mempertahan jati diri kita sebagaimana ketika lahir dalam himpitan sejarah? Apakah kita pragmatis? Atau akan idealis? Apa warna kita? Apakah negara perlu punya jawaban? Inilah guna percakapan," tandasnya.[ris]

Komentar

x