Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 02:32 WIB

Investasi Bodong di Klaten, Polisi Sita Uang Rp3 M

Jumat, 19 Juli 2019 | 20:32 WIB
Investasi Bodong di Klaten, Polisi Sita Uang Rp3 M
(Istimewa)

INILAHCOM, Klaten - Polres Klaten merilis kasus investasi bodong bahan jamu dari tersangka Alfarizi yang diduga menelan kerugian hingga Rp17 miliar.

Dalam kesempatan itu, polisi menunjukkan barang bukti tumpukan uang miliaran rupiah.

Uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu digelar Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi dan jajarannya saat merilis kasus tersebut. Uang sitaan dimasukkan ke dalam plastik dan tas. Uang tersebut disita dari PT Krishna Alam Sejahtera yang dipimpin oleh tersangka Alfarizi.

"Kita sampaikan tersangka dan barang bukti yang sementara kita amankan, kita sita. Uang itu telah kita hitung ada Rp 3.380.000.000," kata Kapolres, Kamis (18/7/2019).

Selain menyita uang miliaran, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain seperti buku tabungan, identitas diri dan dokumen kendaraan. Terdapat pula sertifikat deposito palsu bernilai Rp65 miliar.

"Ada juga sertifikat deposito. Nilainya Rp 65 miliar, tapi palsu. Ini dibuatnya di Jakarta," kata Aries.

Alfarizi merupakan bos PT Krishna Alam Sejahtera yang bergerak di bidang pengeringan bahan jamu herbal. Melalui perusahaannya, tersangka menawarkan kepada masyarakat untuk berinvestasi dan menjanjikan keuntungan berlipat.

Warga berinvestasi mulai dari Rp8 juta hingga miliaran rupiah di perusahaan yang berada di Kringinan, Kajen, Kecamatan Ceper, Klaten. Namun Alfarizi kabur dengan membawa uang milik para investor.

Polisi kemudian menangkap Alfarizi pada Selasa (16/7/2019) di wilayah Bogor, Jawa Barat. [ton]

Komentar

x