Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:09 WIB

Kenalan di FB, TKW Asal Lamongan Tertipu

Jumat, 19 Juli 2019 | 20:17 WIB
Kenalan di FB, TKW Asal Lamongan Tertipu
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Lamongan - Ini peringatan bagi perempuan yang baru kenalan lewat medsos, atau facebook (FB). Seperti yang dialami Nurul Faridah (42), asal Desa Tlogoringin, Kecamatan Paciran, Lamongan.

Nurul yang berprofesi sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia tidak menyangka. Teman kencannya yakni Miftakhul Ulum (37) yang baru pertama kali dikenalnya malah membawa kabur dompetnya berisi uang Rp4 juta serta uang 1.000 ringgit Malaysia.

Atas kejadiannya itu, Miftakhul Ulum warga asal Desa Gumeng, Kecamatan Bungah, Gresik, dilaporkan ke polisi.

Kasus ini berawal saat korban Nurul Faridah janjian ketemu dengan pelaku setelah sebelumnya berkenalan lewat FB. Setelah pertemuannya disepakati, kedua insan tersebut bertemu di Desa Tlogoringin, Paciran, Lamongan.

Usai bertemu, korban mengajak pelaku mendatangi rumah familinya di Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Gresik. Saat sampai di rumah tersebut. Tak sengaja dompet korban berisi uang ringgit Malaysia serta kartu permit, dan kartu RHB tertinggal di motor pelaku.

Selanjutnya, korban mengajak pelaku masuk ke dalam rumah familinya. Tak lama kemudian pelaku pamit membeli rokok. Namun, setelah ditunggu lama tidak kembali dan juga FB korban langsung diblokir oleh pelaku serta identitas di FB disamarkan oleh pelaku.

"Korban langsung lapor ke kami. Sebab, setelah dilakukan pemeriksaan yang bersangkutan mengalami kerugian Rp7,5 juta. Tidak hanya itu, korban juga kehilangan kartu permit dan kartu RHB. Sehingga, tidak bisa kembali ke Malaysia," ujar Kanit Reskrim Polsek Dukun, Bripka Reza Wahyu Winastiko, Jumat (19/07/2019).

Ia menambahkan, setelah menerima laporan itu, pihaknya langsung melakukan olah TKP dengan mengumpulkan data serta meminta keterangan saksi. Usai mendapat data dari keterangan para saksi, identitas pelaku terdeteksi.

"Pelaku kami amankan di rumahnya beserta barang bukti milik korban," tambahnya.

Sementara pelaku Miftakhul Ulum mengaku dirinya kepepet karena butuh uang buat mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Saya tidak lama berkenalan dengan Nurul lewat FB, dan saya tahu dia lagi banyak uang sewaktu pulang ke desanya," tandasnya. [beritajatim]

Komentar

x