Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:10 WIB

320 TNI-Polri Amankan Lokasi Bentrok di Jambi

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 19 Juli 2019 | 18:26 WIB
320 TNI-Polri Amankan Lokasi Bentrok di Jambi
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Pasca pengeroyokan anggota TNI-Polri di Jambi, 320 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk mengendalikan situasi meski situasi saat ini terbilang kondusif.

"Saat ini kurang lebih 320 personel TNI dan Polri menjaga di lokasi dan saat ini juga sudah dinyatakan kondisinya aman dan terkendali," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Asep mengatakan saat ini sudah ada 49 orang diamankan dan diperiksa intensif. Termasuk, salah satu orang berinisial M diduga sebagai provokator.

"Sampai dengan hari ini sudah 49 orang yang dinamakan termasuk M bersama istrinya yang diduga menjadi provokator dari kasus ini. (Mereka) dalam pemeriksaan sampai hari ini. Tapi dugaan kuatnya dia adalah tersangka," ujar Asep.

Kelompok massa SMB sebelumnya melakukan penyerangan pada Sabtu (13/7/2019). Pemicu keributan itu awalnya terjadi antara massa SMB dengan pemilk izin usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Rakyat (IUPHHK-THR) di Desa Belanti Jaya, Kabupaten Batanghari, Jambi.

Tak hanya di kawasan Kabupaten Batnghari, Jambi kemudian massa bergerak hingga merusak kantor PT WKS di Distrik VIII di Desa Bukit Bakar, Kecamatan Renah Mendahulu, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi. Di sana, mereka merusak fasilitas kantor perusahaan, serta menjarahnya, massa bahkan juga melakukan penyerangan terhadap anggota Satgas Terpadu Karhutla yaitu 3 TNI dan 2 Polisi di lokasi.

Aksi penyerangan terhadap anggota TNI dan Polri ini terekam dalam video yang beredar di media sosial. Polisi pun sudah menetapkan 20 orang tersangka. [ton]

Komentar

x