Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 02:27 WIB

Kabareskrim Pimpin Tim Teknis Kasus Novel

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 18 Juli 2019 | 19:32 WIB
Kabareskrim Pimpin Tim Teknis Kasus Novel
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes

INILAHCOM, Jakarta - Polri mulai membentuk tim teknis sesuai dengan rekomendasi TPF kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Tim teknis ini akan bekerja selama 6 bulan ke depan.

"Jadi sebagai tindak lanjut rekomendasi Tim pencari fakta ini maka kemudian diteruskan dengan pembentukan tim teknis. Ini juga akan bekerja dengan limitasi waktu yang dibatasi. Dan satu hal yang paling penting adalah tugas utamanya menindaklanjuti dari rekomendasi yang sudah diberikan tim pencari fakta itu," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Asep mengatakan tim teknis ini akan dipimpin langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis. Tim ini akan berisikan penyidik dan perbantuan tim teknis dalam penyelidikan.

"Tim teknis ini akan seluruhnya merupakan anggota personil Polri. Disana juga di dalam sebuah fungsi yang sangat komprehensif di dalam penyelidikan dan penyidikan. Ada tim yang bersifat investigasi konteksnya melakukan penyelidikan dan penyidikan dan juga ada bantuan yang sifatnya teknis untuk mendukung penyelidikan dan penydikan tersebut," ucap Asep.

"Semisal kalau di kepolisian ada bantuan teknis mulai dari puslabfor, inafis, dokkes, seperti itu menjadi bagian yang komprehensif dalam sebuah penyelidikan dan penyidikan dan mendukung hasil dari penyelidikan dan penyidikan itu," sambung dia.

Sebelumnya, Sebelumnya, Tim Pencari Fakta (TPF) menyebut ada 3 orang yang diduga dicurigai sebagai pelaku penyerangan air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. 3 orang itu dicurigai karena berada di sekitar rumah Novel sebelum insiden teror itu terjadi.

"TPF merekomendasikan kepada Kapolri untuk melakukan pendalaman terhadap fakta keberadaan satu orang tidak dikenal yang mendatangi rumah Sdr. Novel als. Novel Baswedan di JI. Deposito pada tanggal 5 April 2017 dan dua orang tidak dikenal yang berada di dekat tempat wudhu Masjid AI-lhsan menjelang subuh pada tanggal 10April 2017 dengan membentuk tim teknis dengan kemampuan spesifik yang hal tersebut tidak dimiliki oleh TPF," kata anggota TPF, Nur Kholis. [ton]

Komentar

x